McTominay Jadi “Pemain Tak Tersentuh”, Napoli Pilih Tolak Dua Klub Premier League Demi Gelandang...
- Napoli menolak dua tawaran dari klub Premier League untuk Scott McTominay di bursa transfer musim panas 2026.
- Keputusan ini menegaskan status McTominay sebagai pemain kunci yang tak tergantikan di lini tengah Napoli.
- Ketergantungan Napoli pada McTominay bisa menjadi bumerang jika ia mengalami cedera panjang musim depan.
format_list_bulleted
Isi Artikel
expand_more
Jika ada satu pemain yang benar-benar membuat Napoli jatuh hati musim ini, namanya adalah Scott McTominay. Gelandang serbabisa asal Skotlandia ini tidak hanya sukses merebut hati para penggemar di San Paolo, tetapi juga berhasil membuat manajemen klub bergerak cepat untuk mempertahankannya. Kabar terbaru yang beredar dari Italia menyebutkan bahwa Napoli secara resmi menolak dua tawaran menggiurkan dari klub Premier League yang berniat memboyong McTominay kembali ke Inggris. Keputusan ini bukanlah isapan jempol belaka; ini adalah pernyataan sikap bahwa McTominay kini berstatus “tak tersentuh” di skuad besutan Antonio Conte.
Dari Pemain Cadangan di Old Trafford Menjadi Pilar di Napoli
Perjalanan karier Scott McTominay mengalami titik balik yang fantastis sejak ia memutuskan hengkang dari Manchester United pada musim panas 2025. Di bawah asuhan Erik ten Hag, McTominay seringkali menjadi pemain pelapis yang baru dimainkan saat laga krusial atau ketika tim sedang krisis. Namun, Antonio Conte melihat potensi lain dalam diri pemain jangkung berusia 29 tahun ini. Conte, yang dikenal sebagai pelatih dengan visi taktis yang tajam, langsung memasang McTominay sebagai gelandang box-to-box yang menjadi jembatan antara lini pertahanan dan serangan.
Hasilnya langsung terlihat. McTominay tidak hanya menjadi pemecah serangan lawan dengan postur dan kekuatannya, tetapi juga menjadi ancaman nyata di kotak penalti lawan. Musim ini, ia berhasil mencatatkan 8 gol dan 5 assist di semua kompetisi, sebuah kontribusi yang sangat impresif untuk seorang gelandang. Kombinasinya dengan pemain-pemain seperti Khvicha Kvaratskhelia dan Victor Osimhen (sebelum hengkang) membuat lini tengah Napoli menjadi salah satu yang paling solid di Serie A. Tidak heran, performa apik ini langsung menarik perhatian klub-klub lamanya di Premier League.
Dua Klub Premier League Gigit Jari, Tawaran Ditolak Mentah-mentah
Menurut laporan yang dirangkum dari sumber terpercaya di Italia, dua klub Premier League—yang identitasnya dirahasiakan—telah mengajukan tawaran resmi kepada Napoli. Satu klub disebut-sebut berasal dari zona papan atas yang ingin memperkuat lini tengah mereka, sementara klub lainnya adalah tim papan tengah yang berambisi melakukan revolusi skuad. Namun, tanpa banyak basa-basi, Napoli langsung menolak kedua tawaran tersebut.
Keputusan ini menunjukkan betapa tingginya nilai McTominay di mata manajemen Partenopei. Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, dikenal sebagai negosiator yang keras, tetapi ia juga sangat loyal kepada pemain yang memberikan dampak nyata. Dengan status “tak tersentuh” ini, Napoli ingin mengirimkan sinyal jelas bahwa mereka tidak akan melepas pemain kunci hanya demi keuntungan finansial jangka pendek. Apalagi, dengan target mempertahankan gelar Scudetto dan melaju jauh di Liga Champions, kehilangan McTominay di tengah jalan bisa menjadi bencana.
Mengapa Antonio Conte Begitu Bergantung pada McTominay?
Antonio Conte bukanlah pelatih yang mudah puas. Ia memiliki standar tinggi dan seringkali keras terhadap pemain yang tidak disiplin. Namun, untuk McTominay, Conte memberikan pujian setinggi langit. Dalam beberapa konferensi pers, Conte secara terbuka menyebut McTominay sebagai “pemain yang sempurna untuk sistem saya”. Mengapa demikian? Karena McTominay memiliki atribut langka: ia bisa bermain sebagai gelandang bertahan, gelandang serang, bahkan sebagai bek tengah dalam situasi darurat.
Fleksibilitas inilah yang membuatnya sangat berharga. Dalam skema 3-4-2-1 milik Conte, McTominay sering ditempatkan sebagai salah satu dari dua gelandang tengah yang harus mampu berlari naik-turun lapangan. Ia harus membantu pertahanan saat tim kehilangan bola, dan secepat kilat ikut menyerang saat Napoli melakukan transisi. Kemampuan fisiknya yang luar biasa memungkinkannya untuk menjalankan peran ganda ini tanpa mengalami penurunan performa yang signifikan. Selain itu, mentalitasnya yang pantang menyerah sangat cocok dengan filosofi Conte yang mengedepankan agresivitas dan determinasi.
Dampak Jangka Panjang: Apakah Ini Keputusan Tepat?
Dari sudut pandang bisnis, menolak tawaran dari Premier League yang biasanya bernilai tinggi bisa dianggap sebagai langkah berisiko. Apalagi jika melihat usia McTominay yang sudah memasuki 29 tahun. Nilai jualnya akan terus menurun seiring bertambahnya usia. Namun, dari sudut pandang sepak bola, keputusan ini sangat masuk akal. Napoli saat ini sedang dalam fase keemasan. Mereka memiliki skuad yang kompetitif dan pelatih yang tepat. Melepas salah satu pilar utama di tengah musim hanya akan mengganggu keseimbangan tim.
Yang menjadi pertanyaan besar adalah: apa yang akan terjadi jika McTominay mengalami cedera serius? Napoli tidak memiliki pemain dengan profil yang persis sama di bangku cadangan. Ketergantungan yang terlalu besar pada satu pemain bisa menjadi bumerang. Namun, untuk saat ini, manajemen Napoli sepertinya lebih memilih untuk menikmati performa gemilang sang gelandang sambil berharap ia tetap fit hingga akhir musim.
Pertanyaan untuk Pembaca: Setuju nggak sih sama keputusan Napoli yang menolak tawaran besar dari Premier League demi mempertahankan Scott McTominay? Atau menurut kalian, seharusnya mereka menjualnya selagi harga masih tinggi dan mencari pengganti yang lebih muda? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!
Cek juga: Klasemen Premier League Terbaru dan analisis taktis mingguan kami.
Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!
Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.
Advertisement
Advertisement
Tentang Penulis
verified Head of Content & Founder
Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.


