🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: LIVERPOOL VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: LIVERPOOL VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: LIVERPOOL VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: LIVERPOOL VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: LIVERPOOL VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: LIVERPOOL VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: LIVERPOOL VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: LIVERPOOL VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: LIVERPOOL VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: LIVERPOOL VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG ::
Perpisahan dengan Salah: Sang Raja Mesir Tinggalkan Liverpool | SBH.co.id | SBH Nation
internasional
calendar_today 23 Mei 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 23 Mei 2026

Perpisahan dengan Salah: Sang Raja Mesir Tinggalkan Liverpool

bolt SBH Quick Take
  • Mohamed Salah meninggalkan Liverpool setelah 7 musim, mencetak lebih dari 200 gol dan memenangkan 6 trofi utama.
  • Warisan Salah di Anfield tak hanya soal gol, tetapi juga mengubah identitas klub dan menginspirasi jutaan penggemar di Afrika dan Asia.
  • Kepergiannya meninggalkan lubang besar di lini depan The Reds; tantangan berat menanti Arne Slot untuk mengisi kekosongan tersebut.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

Pamitnya Sang Firaun dari Merseyside

Hari yang ditakuti oleh setiap penggemar Liverpool akhirnya tiba. Mohamed Salah, pemain yang telah menjadi simbol kebangkitan The Reds di era modern, secara resmi mengumumkan kepergiannya dari Anfield pada akhir musim 2025/2026. Keputusan ini mengakhiri tujuh musim penuh drama, gol-gol spektakuler, dan kenangan manis yang tak terlupakan. Bagi publik sepak bola Indonesia, Salah bukan sekadar pemain asing; ia adalah ikon global yang karismanya menembus batas geografis.

Pengumuman tersebut datang melalui sebuah video emosional di media sosial, diiringi soundtrack khas kota pelabuhan Liverpool. “Ini bukan perpisahan, melainkan ‘sampai jumpa’. Hati saya akan selalu merah,” tulis Salah dalam keterangannya. Kontraknya yang habis pada Juni 2026 memang sudah menjadi spekulasi liar sejak awal musim. Negosiasi perpanjangan yang alot, ditambah dengan performa tim yang kadang inkonsisten, akhirnya membuat kedua pihak sepakat untuk berpisah.

Kepergian Salah meninggalkan lubang yang sangat dalam. Ia bukan hanya top skorer sepanjang masa Liga Premier untuk Liverpool (dengan 156 gol), tetapi juga arsitek utama dari era keemasan di bawah asuhan Jurgen Klopp. Tanpa Salah, mustahil membayangkan Liverpool bisa memenangkan Liga Champions 2019, Premier League 2020, atau Piala FA 2022. Ia adalah mesin gol yang tak pernah lelah.

Warisan yang Tak Terhapuskan: Lebih dari Sekadar Gol

Banyak yang akan mengingat Salah karena gol-golnya yang indah. Namun, warisannya di Anfield jauh melampaui angka statistik. Jurgen Klopp, sang arsitek yang membawanya ke Liverpool pada 2017 dari AS Roma, memberikan penghormatan yang dalam.

“Ia adalah pemain terbaik yang pernah saya latih, dalam hal konsistensi dan mentalitas,” kata Klopp dalam sebuah wawancara eksklusif dengan BBC Sport. “Bukan hanya soal gol, tetapi bagaimana ia membuat setiap pemain di sekitarnya menjadi lebih baik. Ia datang sebagai pemain cepat, dan pergi sebagai legenda sejati. Saya akan merindukan senyumnya dan caranya membela klub ini.”

Statistik memang membuktikan kehebatannya. Selama tujuh musim, Salah mencatatkan lebih dari 200 gol di semua kompetisi. Ia memenangkan Sepatu Emas Premier League tiga kali. Namun, yang paling membekas adalah kemampuannya tampil di momen-momen krusial. Ingatkah Anda dengan golnya ke gawang Manchester City di Anfield? Atau tendangan bebasnya yang mematikan melawan Watford? Semua itu adalah warisan yang akan terus dikenang.

Steven Gerrard, legenda hidup Liverpool, juga angkat bicara. “Mohamed adalah salah satu dari sedikit pemain yang bisa mengubah hasil pertandingan sendirian. Ia memiliki insting pembunuh di depan gawang. Ketika tim dalam kesulitan, bola akan selalu diberikan kepadanya. Ia tidak pernah mengecewakan,” puji Gerrard.

Analisis Taktis: Apa yang Hilang dari Liverpool?

Dari sudut pandang taktis, kepergian Salah adalah pukulan telak bagi skema serangan Liverpool. Selama bertahun-tahun, ia menjadi ujung tombak dari trisula maut bersama Sadio Mane dan Roberto Firmino, lalu kemudian dengan Darwin Nunez dan Luis Diaz.

Salah bukan sekadar pemain sayap. Ia adalah penyerang bayangan yang bergerak bebas, memotong dari sayap kanan untuk melepaskan tembakan kaki kiri yang mematikan. Kemampuannya dalam melakukan cut inside adalah senjata paling mematikan di Premier League. Tanpa dia, Liverpool kehilangan elemen kejutan yang konstan.

Pelatih baru Arne Slot kini menghadapi tantangan terbesarnya. Ia harus membangun ulang lini depan tanpa sosok yang mencetak lebih dari 30% gol tim. Kemungkinan besar, Slot akan mengandalkan Cody Gakpo atau Harvey Elliott untuk mengisi posisi tersebut. Namun, menggantikan Salah bukanlah pekerjaan mudah. Ini akan membutuhkan perubahan sistem secara fundamental, mungkin beralih ke formasi 4-4-2 atau 4-2-3-1 yang lebih bergantung pada kreativitas gelandang.

Musim depan akan menjadi ujian berat bagi The Reds. Bisakah mereka bersaing di papan atas tanpa Sang Raja Mesir? Atau apakah ini awal dari periode transisi yang panjang?

Komentar dari Para Legenda dan Rekan Setim

Ian Rush, top skorer sepanjang masa Liverpool, memberikan perspektif unik. “Saya tahu betapa beratnya memikul beban sebagai pencetak gol utama di klub sebesar ini. Mohamed melakukannya dengan anggun. Ia tidak hanya mencetak gol, tetapi juga bekerja keras untuk tim. Ia adalah pemain tim yang sesungguhnya. Saya yakin ia akan sukses di mana pun ia pergi selanjutnya,” ujar Rush.

Rekan setimnya, Virgil van Dijk, mengakui bahwa kehilangan Salah akan sangat terasa. “Mo adalah pemimpin di ruang ganti. Ia selalu tenang, selalu fokus. Saat latihan, ia adalah contoh. Saat pertandingan, ia adalah pembeda. Kami akan sangat merindukannya. Tapi ini sepak bola, kami harus terus maju,” ucap Van Dijk dengan nada berat.

Salah sendiri dalam pernyataan perpisahannya menyampaikan rasa cintanya yang mendalam kepada kota Liverpool. “Kota ini, para penggemar, dan rekan setim telah menjadi keluarga kedua bagi saya. Saya tidak akan pernah melupakan momen ketika kami memenangkan Premier League dan parade bus terbuka di jalanan. Itu adalah perasaan yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata,” tulisnya.

Masa Depan Sang Raja: Ke Mana Selanjutnya?

Spekulasi tentang klub baru Salah langsung meledak. Dua destinasi yang paling santer dibicarakan adalah Al-Ittihad di Liga Arab Saudi dan Paris Saint-Germain di Prancis. Tawaran menggiurkan dari Timur Tengah tentu menggoda secara finansial, namun PSG menawarkan panggung Liga Champions yang lebih kompetitif.

Apapun pilihannya, satu hal yang pasti: Mohamed Salah telah mengukir namanya dengan tinta emas di sejarah Anfield. Ia adalah pemain asal Mesir pertama yang menjadi ikon global Liverpool. Ia membuktikan bahwa pemain dari Afrika bisa menjadi yang terbaik di dunia. Bagi penggemar sepak bola Indonesia, kisahnya adalah inspirasi bahwa kerja keras, disiplin, dan keyakinan bisa mengantarkan seseorang ke puncak dunia.

Selamat jalan, Raja Mesir. Anfield akan sepi tanpamu.

Pertanyaan untuk Pembaca SBH Nation:

Menurut kalian, siapa yang paling pas untuk menggantikan peran Mohamed Salah di Liverpool musim depan? Apakah The Reds harus belanja pemain bintang baru, atau cukup dengan mengandalkan pemain muda yang sudah ada? Tulis pendapatmu di kolom komentar!

Cek juga: Kalkulator Nilai Pasar Pemain racikan tim analis SBH Nation!

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

SBH NATION BATTLEGROUND

SIAPA YANG BAKAL
HANCUR MINGGU INI?

VS

Klik tim pilihanmu untuk analisa mendalam

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel