Jadwal & Hasil
Piala FA: Format, Sejarah & Fakta Unik Kompetisi Tertua Dunia | SBH Nation
format kompetisi
calendar_today 20 April 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 20 Apr 2026

Piala FA: Format, Sejarah & Fakta Unik Kompetisi Tertua Dunia

bolt SBH Quick Take
  • Piala FA (The Football Association Challenge Cup) adalah kompetisi sistem gugur tertua di dunia, pertama digelar pada musim 1871-72.
  • Formatnya unik dengan ratusan tim dari semua level liga Inggris berpartisipasi, menciptakan potensi 'giant killing' atau kekalahan tim besar dari klub amatir.
  • Konsep turnamen piala nasional yang inklusif ini menginspirasi format kompetisi di Indonesia, seperti Piala Indonesia yang menghadirkan drama serupa.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

Apa Itu Piala FA?

Piala FA (The Football Association Challenge Cup) adalah kompetisi sistem gugur sepak bola tertua di dunia yang pertama kali digelar pada musim 1871-72. Turnamen ini terkenal dengan formatnya yang sangat inklusif, mempertemukan klub profesional dari Liga Utama Inggris hingga tim amatir dari level terbawah dalam satu ajang yang sama, menciptakan peluang untuk keajaiban sepak bola atau yang dikenal sebagai “giant killing”. Filosofi kompetisi terbuka ini menjadi inspirasi bagi banyak negara, termasuk Indonesia, dalam menyelenggarakan turnamen piala nasional yang melibatkan peserta dari berbagai tingkatan.

Sejarah Panjang Piala FA Sejak 1871

Sejarah Piala FA dimulai pada 1871 sebagai inisiatif The Football Association untuk menciptakan sebuah kejuaraan yang menentukan klub terbaik di Inggris. Pertandingan final pertama pada 1872 dimenangkan oleh Wanderers F.C., yang mengalahkan Royal Engineers 1-0 di depan 2.000 penonton. Perjalanan panjang turnamen ini mencerminkan evolusi sepak bola modern, dari era amatirisme hingga menjadi industri global, dengan trofi ikoniknya yang telah beberapa kali didesain ulang. Dalam konteks Indonesia, sejarah panjang Piala FA mengingatkan kita pada pentingnya menjaga tradisi dan kontinuitas sebuah kompetisi, sebagaimana yang diharapkan dari Piala Indonesia yang sempat terhenti dan kini berusaha konsisten digelar.

Format Kompetisi dan Babak Kualifikasi yang Unik

Format Piala FA unik karena melibatkan ratusan tim melalui serangkaian babak kualifikasi (qualifying rounds) dan babak utama, dimulai dari klub-klub non-liga pada bulan Agustus. Tim-tim dari Liga Utama dan Championship baru masuk pada babak ketiga, yang biasanya digelar di awal Januari. Sistem ini memungkinkan klub kecil dari kota-kota terpencil untuk bermimpi melawan raksasa sepak bola di stadion legendaris. Sistem kompetisi yang meritokratis dan penuh peluang ini adalah cerminan dari sepak bola yang demokratis, sebuah prinsip yang juga ingin diwujudkan dalam BRI Liga 1 dan turnamen piala domestik kita, di mana klub Liga 2 Indonesia punya kesempatan menantang juara.

Giant Killings Terbesar dalam Sejarah Piala FA

Drama “giant killings” atau kekalahan tim besar dari klub kecil adalah jiwa dari Piala FA. Salah satu yang paling legendaris adalah kemenangan Hereford United, klub dari divisi bawah, atas Newcastle United di babak ketiga tahun 1972. Kisah lain yang tak terlupakan adalah ketika Sutton United, klub non-liga, mengalahkan Coventry City (yang kala itu adalah juara Piala FA 1987) pada 1989. Momen-momen seperti inilah yang membuat Piala FA begitu istimewa dan dinantikan, karena membuktikan bahwa dalam sepak bola, segala sesuatu mungkin terjadi. Di Indonesia, kita juga mengenal momen-momen serupa, seperti kemenangan klub divisi bawah atas Persib Bandung atau Persija Jakarta di Piala Indonesia, yang selalu menjadi headline dan cerita rakyat.

Pemenang Terbanyak dan Rekor Juara

Arsenal FC dan Manchester United memegang rekor sebagai pemenang Piala FA terbanyak, dengan masing-masing mengoleksi 14 gelar. Dominasi mereka menunjukkan konsistensi di kompetisi yang penuh kejutan ini. Di bawahnya, terdapat klub-klub dengan sejarah kuat seperti Chelsea, Liverpool, dan Tottenham Hotspur. Trofi Piala FA sering menjadi penentu kesuksesan sebuah musim, terutama bagi tim yang tidak berhasil menjadi juara liga. Pantau posisi terkini di Klasemen BRI Liga 1. Di kancah domestik Indonesia, rekor juara Piala Indonesia juga didominasi oleh klub-klub besar seperti Persebaya Surabaya dan Persija, mencerminkan bagaimana turnamen piala sering menjadi ajang pembuktian bagi klub dengan ambisi dan sumber daya besar.

Data & Statistik Terbaru Piala FA

Data statistik Piala FA memperlihatkan skala, dominasi, dan kejutan dari turnamen legendaris ini. Tabel berikut merangkum beberapa rekor dan fakta kunci hingga musim 2023/24.

KategoriRekor / StatistikPemegang Rekor / Detail
Juara Terbanyak14 GelarArsenal FC & Manchester United
Penampilan Final Terbanyak21 FinalArsenal FC
Kemenangan Terbesar di Final6-0Bury vs. Derby County (1903)
Klub Non-Liga TerjauhBabak Ke-5 (Putaran 16 Besar)Lincoln City (2016/17)
Pencetak Gol Terbanyak49 GolHarry Kane (Tottenham/Spurs)
Final Pertama1872Wanderers 1-0 Royal Engineers

Analisis SBH Nation: Relevansi Piala FA untuk Sepak Bola Indonesia

Dari kacamata analis sepak bola Indonesia, Piala FA bukan sekadar turnamen tua, tetapi sebuah blueprint tentang bagaimana sebuah kompetisi piala dapat menjadi tulang punggung identitas dan romantisme sepak bola nasional. Inklusivitasnya yang ekstrem—memberi peluang pada klub desa untuk melawan juara bertahan—adalah pelajaran berharga. Piala Indonesia seharusnya dapat menangkap esensi ini dengan lebih baik, misalnya dengan memastikan partisipasi penuh klub-klub dari Liga 2 Indonesia dan Liga 3, serta mengatur jadwal yang tidak berbenturan dengan BRI Liga 1. Drama “giant killing” ala Piala FA akan sangat menyegarkan bagi publik Indonesia dan dapat meningkatkan minat terhadap pertandingan-pertandingan yang melibatkan klub kecil. Selain itu, sistem pembagian hak siar dan pendapatan yang adil dari Piala FA bisa menjadi studi kasus untuk meningkatkan sustainabilitas klub-klup di semua level di Indonesia.

Fakta Unik dan Tradisi Piala FA

Selain sejarah dan format, Piala FA kaya akan fakta unik dan tradisi. Lagu tema “Abide with Me” yang dinyanyikan sebelum kick-off final adalah momen penghormatan yang sangat mengharukan. Trofi asli Piala FA pertama, yang digunakan dari 1872 hingga 1895, pernah dicuri dari sebuah toko perhiasan dan tidak pernah ditemukan kembali. Final Piala FA juga merupakan salah satu acara olahraga dengan penonton televisi terbanyak di Inggris setiap tahunnya. Tradisi tim pemenang untuk mengelilingi stadion sambil mengangkat trofi, serta kebiasaan manajer untuk mengenakan setelan formal di pinggir lapangan, telah menjadi bagian dari budaya populer. Elemen-elemen seremonial seperti inilah yang membangun aura dan nilai komersial sebuah turnamen, sesuatu yang perlu dikembangkan lebih lanjut oleh penyelenggara kompetisi di Indonesia.

FAQ

Apakah klub amatir pernah memenangkan Piala FA? Ya, pada era awal sepak bola yang masih amatir, beberapa klub amatir pernah menjadi juara. Namun, sejak sepak bola menjadi profesional, belum ada klub yang benar-benar amatir (di luar sistem liga) yang berhasil memenangkan trofi tersebut. Keajaiban terbesar biasanya berhenti pada tahap mengalahkan tim besar di babak-babak awal.

Bagaimana cara klub Indonesia bisa ikut Piala FA? Klub Indonesia tidak dapat berpartisipasi dalam Piala FA karena turnamen ini secara eksklusif untuk klub-klub yang terafiliasi dengan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA). Namun, konsep dan formatnya menginspirasi penyelenggaraan Piala Indonesia, di mana klub dari semua tingkat liga domestik bisa bertanding.

Apa perbedaan utama Piala FA dengan Piala Liga Inggris? Perbedaan utama terletak pada peserta dan prestisenya. Piala FA diikuti oleh ALL klub yang terafiliasi dengan FA (ratusan tim), sementara Piala Liga (Carabao Cup) hanya diikuti oleh klub dari Liga Utama hingga EFL League Two (92 tim). Piala FA dianggap lebih prestisius dan bersejarah, dengan finalnya biasanya digelar di Stadion Wembley.

Pantau posisi terkini di Klasemen BRI Liga 1.

📲 Gabung Channel Telegram SBH Nation untuk update bola terkini langsung di HP kamu!

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel

Menu Lainnya