🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG ::
Rafael Leao Menuai Kritik: Performa Jeblok di AC Milan, Apakah Dia Layak ke Pial | SBH.co.id | SBH Nation
timnas
calendar_today 21 Mei 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 21 Mei 2026

Rafael Leao Menuai Kritik: Performa Jeblok di AC Milan, Apakah Dia Layak ke Piala Dunia 2026?

bolt SBH Quick Take
  • Performa Rafael Leao di AC Milan musim ini dinilai sangat buruk, hanya mencetak 5 gol dari 30 pertandingan.
  • Kritik tajam datang dari pengamat Italia yang menyebut Leao tidak layak dipanggil ke timnas Portugal untuk Piala Dunia 2026.
  • Situasi ini menjadi dilema bagi pelatih Portugal, Roberto Martinez, yang harus memilih antara potensi Leao atau performa pemain lain yang lebih konsisten.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

SBH.co.id – Sorotan tajam kembali tertuju pada bintang sayap AC Milan, Rafael Leao. Winger asal Portugal yang dulu dielu-elukan sebagai calon superstar dunia, kini justru menuai kritik pedas. Performanya yang dinilai jeblok di musim 2025/2026 membuat banyak pihak mempertanyakan kelayakannya untuk membela timnas Portugal di gelaran Piala Dunia 2026. Bahkan, ada suara lantang yang menyatakan bahwa Leao tidak layak mendapatkan tempat di skuad Selecao das Quinas.

Kronologi Penurunan Performa Rafael Leao

Musim ini menjadi salah satu musim paling berat bagi Rafael Leao sejak bergabung dengan AC Milan pada 2019. Dari 30 penampilan di semua kompetisi, pemain berusia 26 tahun itu baru mencetak 5 gol dan 4 assist. Angka tersebut jelas jauh dari ekspektasi untuk seorang pemain yang dianggap sebagai ujung tombak serangan Rossoneri.

Kritik paling pedas datang dari pengamat sepak bola Italia, yang secara terbuka menyebut Leao sebagai pemain yang “tidak konsisten” dan “kurang maksimal”. Banyak yang menilai bahwa Leao sering kehilangan momentum, mudah diantisipasi bek lawan, dan kurang tajam di depan gawang. Padahal, di musim-musim sebelumnya, dia adalah momok menakutkan bagi pertahanan lawan dengan kecepatan dan dribelnya yang eksplosif.

Penurunan ini tidak terjadi begitu saja. Beberapa faktor mulai dari cedera ringan yang mengganggu ritme bermain, hingga tekanan dari rumor transfer yang terus bergulir, ikut mempengaruhi mentalitas Leao di lapangan. Di San Siro, sorak sorai untuknya perlahan berubah menjadi desahan kecewa.

Analisis Taktis: Mengapa Leao Gagal Bersinar?

Dari sudut pandang taktis, masalah Leao bukan hanya soal kebugaran. Banyak pengamat melihat bahwa lawan sudah mulai membaca pola permainannya. Leao kerap kali terlalu bergantung pada kecepatan di sisi kiri, namun ketika opsi itu terblokir, ia kesulitan untuk berimprovisasi.

Selain itu, sistem permainan AC Milan di bawah pelatih saat ini juga tidak sepenuhnya cocok dengan karakter Leao. Dia lebih sering diminta untuk bertahan dan membantu full-back, sehingga ruang untuk menusuk ke depan menjadi terbatas. Akibatnya, insting mencetak golnya tumpul. Jika dibandingkan dengan pemain sayap top lainnya, Leao juga tertinggal dalam hal expected goals (xG) dan efektivitas tembakan.

Dilema Roberto Martinez untuk Piala Dunia 2026

Situasi ini menjadi dilema besar bagi pelatih timnas Portugal, Roberto Martinez. Di satu sisi, Leao adalah talenta langka yang bisa menjadi pembeda di turnamen besar. Namun di sisi lain, performa buruknya bisa menjadi bumerang bagi tim.

Martinez harus pintar-pintar memilih. Apakah dia akan tetap memanggil Leao berdasarkan nama besar dan potensinya, atau lebih memilih pemain lain yang sedang dalam performa puncak seperti Joao Felix atau pemain muda yang haus akan menit bermain? Keputusan ini akan sangat krusial, mengingat Portugal memiliki lini depan yang sangat kompetitif dengan nama-nama seperti Cristiano Ronaldo, Diogo Jota, dan Bernardo Silva.

Jika Leao tetap dipanggil, dia harus siap bersaing ketat. Tidak ada jaminan dia akan menjadi starter. Bahkan, jika performanya tidak membaik, bukan tidak mungkin dia hanya akan menjadi penghangat bangku cadangan di Piala Dunia 2026. Ini adalah tekanan mental yang luar biasa bagi seorang pemain yang sedang dalam fase sulit.

Implikasi Masa Depan: Akankah Leao Bangkit?

Pertanyaan besar kini menggantung: mampukah Rafael Leao bangkit dari keterpurukan? Bagi AC Milan, ini adalah masalah serius. Mereka menginvestasikan banyak uang untuk mempertahankan Leao dan menolak tawaran besar dari klub-klub Premier League. Jika performanya terus merosot, nilai jualnya akan anjlok drastis.

Namun, sepak bola selalu memberikan kesempatan kedua. Leao masih berusia 26 tahun, masih ada waktu untuk memperbaiki diri. Dia perlu mengevaluasi ulang gaya bermainnya, mungkin bekerja sama dengan psikolog olahraga, atau sekadar mencari kembali kecintaan pada sepak bola yang sempat hilang.

Bagi para penggemar di Indonesia, kisah Leao ini menjadi pelajaran berharga. Bahwa sepak bola bukan hanya soal bakat, tetapi juga soal konsistensi, mentalitas, dan kerja keras. Seorang pemain bisa naik daun dengan cepat, tapi juga bisa jatuh dengan lebih cepat lagi.

Pertanyaan untuk Sobat SBH Nation: Menurut kalian, apakah Rafael Leao masih pantas dipanggil ke timnas Portugal untuk Piala Dunia 2026? Atau lebih baik Roberto Martinez memberi kesempatan pada pemain lain yang lebih konsisten? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!

Cek juga: Profil Lengkap Pemain Timnas Indonesia dan berita eksklusif skuad Garuda.

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

SBH NATION BATTLEGROUND

SIAPA YANG BAKAL
HANCUR MINGGU INI?

VS

Klik tim pilihanmu untuk analisa mendalam

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel