Jadwal & Hasil
Profil Made Andhika: Karier, Statistik & Kehebatan Sang Bintang | SBH Nation
Bek
calendar_today 18 Juni 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 18 Jun 2026

I Made Andhika Pradana Wijaya: Profil, Karier & Statistik Lengkap

bolt SBH Quick Take
  • Bek kanan tangguh Bali United yang membantu klub meraih gelar juara Liga 1 beruntun.
  • Merupakan anak kandung dari legenda sepak bola Bali dan Indonesia, I Made Pasek Wijaya.
  • Memiliki gaya bermain agresif dengan kemampuan intercept dan tekel bersih yang sangat solid.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more
Bali United
Klub Saat Ini
TIMNAS
Skuad Garuda
29
Usia
173
cm
Rp 3,48 Miliar
Market Value

Tactical Radar Analysis

Pendahuluan: Tembok Kokoh asal Pulau Dewata di Sektor Kanan

I Made Andhika Wijaya merupakan representasi terbaik dari talenta lokal yang berhasil bersinar di kancah sepak bola tertinggi Indonesia. Lahir di Jakarta pada 12 Juli 1996, pemain dengan nama lengkap I Made Andhika Pradana Wijaya ini telah menjelma menjadi salah satu pilar krusial di lini pertahanan Bali United. Sebagai seorang putra daerah Bali, Andhika memikul ekspektasi besar untuk tidak hanya sekadar bermain, melainkan menjadi simbol kebanggaan pulau Dewata. Dedikasi dan militansinya di atas lapangan hijau menjadikannya favorit para suporter setia Serdadu Tridatu yang selalu memadati tribun utara dan selatan stadion kebanggaan mereka di Gianyar.

Perjalanan karier Andhika di bawah arahan pelatih Stefano Cugurra alias Teco penuh dengan catatan prestasi yang mengesankan, termasuk kontribusi besarnya dalam mengantarkan klub meraih dua gelar juara kasta tertinggi sepak bola Indonesia secara beruntun. Kehadirannya di sisi kanan pertahanan memberikan keseimbangan taktis yang krusial bagi tim. Keberadaannya di sektor kanan pertahanan juga menunjukkan betapa pentingnya peran seorang fullback dalam skema permainan modern yang menuntut transisi cepat. Artikel ini akan membahas secara mendalam perjalanan karier, transformasi taktis, kelemahan, serta statistik performa terbarunya bersama klub Bali United di kompetisi Liga 1 musim ini. Bagi para pecinta taktik sepak bola tanah air, profil Andhika menyajikan studi kasus menarik tentang konsistensi di tingkat tertinggi.

Perjalanan Karier & Akademi: Warisan Legenda Sepak Bola Bali

Bakat sepak bola yang mengalir deras dalam diri Made Andhika bukanlah sebuah kebetulan semata. Ia adalah anak kandung dari mantan pemain tim nasional Indonesia dan legenda hidup sepak bola Bali, I Made Pasek Wijaya. Tumbuh di bawah bayang-bayang nama besar sang ayah yang melegenda bersama klub Pelita Jaya di era Galatama tidak membuat mental Andhika kecil. Sebaliknya, hal tersebut memotivasinya untuk membuktikan bahwa ia mampu mengukir takdirnya sendiri di lapangan hijau tanpa harus mendompleng reputasi ayahnya. Masa kecilnya diisi dengan latihan keras di Denpasar, di mana ia menimba ilmu di SSB lokal sebelum akhirnya memperkuat tim Perseden Denpasar di ajang kompetisi amatir regional Bali.

Karier amatir Andhika berlanjut di PS Badung antara tahun 2013 hingga 2016. Penampilan konsistennya sebagai bek kanan yang memiliki kecepatan dan determinasi tinggi menarik perhatian para pemandu bakat Bali United. Pada akhir tahun 2016, Andhika direkrut untuk bergabung dengan tim Bali United U-21 yang berkompetisi di Indonesia Soccer Championship U-21. Tidak butuh waktu lama bagi Andhika untuk membuktikan kapasitasnya. Ketika pelatih Indra Sjafri kala itu membutuhkan tambahan tenaga muda di tim utama untuk mengarungi musim perdana Liga 1, Andhika langsung dipromosikan ke skuad senior.

Andhika menjalani debut profesionalnya di Liga 1 pada tanggal 16 April 2017 dalam laga krusial menghadapi Pusamania Borneo FC (sekarang Borneo FC Samarinda). Sejak debut tersebut, posisinya di pos bek kanan hampir tidak tergantikan. Di bawah kepemimpinan pelatih Stefano Cugurra yang mengedepankan taktik fisik yang solid, transisi cepat, dan disiplin posisi, Andhika tumbuh menjadi salah satu bek sayap paling konsisten di Indonesia. Ia memainkan peran penting saat Bali United memenangkan gelar juara Liga 1 2019 dan sukses mempertahankan trofi tersebut pada musim 2021/2022. Meskipun persaingan di posisi bek kanan kerap memanas dengan hadirnya pemain-pemain tangguh seperti Gavin Kwan Adsit dan Novri Setiawan, loyalitas serta performa andal Andhika membuatnya tetap menjadi pilihan utama staf kepelatihan Serdadu Tridatu.

Analisis Gaya Bermain & Taktis: Karakter Keras dan Disiplin Defensif

Secara taktis, Made Andhika adalah perwujudan dari defensive fullback modern yang tangguh. Dalam formasi dasar 4-3-3 atau 4-2-3-1 yang sering diterapkan di Bali United, ia dituntut untuk memiliki kebugaran fisik prima demi menjaga koridor kanan permainan. Kemampuan utamanya terletak pada disiplin pertahanan yang sangat ketat. Ia jarang sekali terpancing untuk meninggalkan posisinya terlalu jauh jika kondisi transisi bertahan tim belum stabil. Ketika melakukan overlap, ia lebih memilih untuk memberikan umpan kombinasi pendek dengan penyerang sayap kanan lincah seperti Irfan Jaya atau Rahmat Arjuna alih-alih melepaskan umpan silang spekulatif dari garis belakang yang berisiko memicu serangan balik cepat dari lawan.

Kekuatan utama Andhika adalah agresivitasnya dalam duel satu lawan satu (one-on-one duel). Ia memiliki waktu tekel (tackle timing) yang sangat presisi dan tidak ragu untuk melakukan benturan fisik keras demi menghentikan laju penyerang sayap lawan yang memiliki kecepatan tinggi. Kemampuannya membaca arah operan lawan membuat ia sering kali memotong alur serangan musuh melalui intercept yang bersih di area pertahanan kanan Bali United. Ia juga sangat andal dalam menjaga kerapatan jarak (compactness) dengan bek tengah kanan, sehingga meminimalkan celah di koridor dalam pertahanan timnya.

AtributRating (1-10)Catatan Taktis
Kecepatan8Mampu mengimbangi penyerang sayap cepat Liga 1 dalam situasi adu lari.
Fisik8Memiliki daya tahan yang luar biasa untuk melakukan transisi naik-turun.
Teknik7Kontrol bola cukup baik, namun perlu peningkatan dalam akurasi umpan silang.
Bertahan8Sangat kuat dalam duel satu lawan satu dan disiplin menjaga lini pertahanan.
Visi & Umpan7Distribusi bola pendek ke lini tengah stabil, minim melakukan kesalahan operan.

Namun, gaya bermain yang agresif dan lugas ini juga melahirkan kelemahan tersendiri bagi Andhika. Ia kerap kali mengoleksi kartu kuning akibat tekel-tekel yang terlambat ketika berhadapan dengan pemain sayap lawan yang memiliki kelincahan tinggi serta akselerasi mendadak. Selain itu, akurasi umpan silangnya ketika membantu penyerangan sering kali dinilai kurang konsisten, sehingga serangan Bali United dari sisi kanan terkadang mudah diantisipasi oleh barisan pertahanan lawan. Ketika berhadapan dengan tim-tim yang menerapkan high pressing ketat seperti Persib Bandung atau Persija Jakarta, Andhika terkadang kesulitan mengalirkan bola ke depan secara akurat di bawah tekanan tinggi, memaksa tim melakukan umpan lambung panjang yang tidak efektif.

Peran & Kontribusi di Klub/Timnas

Di level klub, Made Andhika adalah sosok pemimpin tidak resmi di lapangan. Hubungan emosionalnya yang kuat dengan Bali United membuatnya bermain dengan hati di setiap pertandingan. Dia sering menjadi penghubung antara pemain asing dan pemain lokal berkat pemahamannya yang mendalam terhadap budaya klub. Kemitraannya di lini pertahanan bersama bek tengah seperti Kadek Arel dan Elias Dolah terbukti menjadi salah satu yang paling kokoh di kompetisi domestik. Bersama mantan rekan setimnya seperti striker legendaris Ilija Spasojevic, Andhika telah menorehkan tinta emas dalam sejarah klub berjuluk Serdadu Tridatu tersebut di kancah sepak bola Indonesia. Kehadirannya memberikan kestabilan psikologis bagi tim ketika harus menjalani pertandingan tandang yang penuh tekanan.

Di level internasional, kiprah Andhika bersama Timnas Indonesia dihiasi oleh beberapa pemanggilan penting. Ia sempat mencuri perhatian pelatih Simon McMenemy dan masuk dalam daftar skuad timnas senior untuk beberapa laga uji coba internasional serta babak kualifikasi Piala Dunia. Meskipun persaingan memperebutkan posisi bek kanan di skuad Garuda sangat sengit karena kehadiran nama-nama besar seperti Asnawi Mangkualam dan Sandy Walsh di bawah kepelatihan Shin Tae-yong, Andhika tetap dihormati sebagai bek kanan berkualitas tinggi yang selalu siap sedia memberikan kemampuan terbaiknya bagi negara jika dipanggil. Sikap profesionalnya di luar lapangan dan dedikasi dalam latihan membuatnya menjadi contoh yang baik bagi pemain-pemain muda yang baru masuk ke tim nasional.

Statistik Karier & Rekor

Berikut adalah catatan performa resmi Made Andhika bersama Bali United dalam tiga musim terakhir di kompetisi Liga 1 yang menunjukkan konsistensi penampilannya di lini belakang secara mendalam:

MusimKompetisiKlubMainGolAssistKartu KuningKartu MerahMenit Bermain
2025/2026Liga 1Bali United2211401650
2024/2025Liga 1Bali United2802602100
2023/2024Liga 1Bali United2511711800

Catatan statistik di atas membuktikan bahwa meskipun sempat mengalami masalah kebugaran minor di beberapa pertandingan, Andhika tetap menjadi pilihan utama di sisi kanan pertahanan Bali United. Kemampuannya memberikan kontribusi assist dan stabilitas defensif menjadikannya sosok yang sulit digantikan di skuad utama asuhan pelatih Stefano Cugurra. Kehadirannya di lapangan juga membantu Bali United meraih persentase kemenangan yang lebih tinggi dibanding saat ia absen dari susunan pemain awal.

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Made Andhika

Bagaimanakah awal mula Made Andhika Wijaya meniti karier sepak bolanya? Andhika menimba ilmu di SSB lokal di Bali sebelum bergabung dengan tim pemuda Perseden Denpasar dan bermain secara kompetitif untuk PS Badung di kompetisi amatir. Bakatnya kemudian terpantau oleh pemandu bakat Bali United, yang membawanya bergabung dengan tim U-21 pada tahun 2016 sebelum dipromosikan ke skuad senior oleh pelatih utama.

Apakah Made Andhika Wijaya memiliki hubungan keluarga dengan tokoh sepak bola nasional? Ya, Andhika adalah putra kandung dari I Made Pasek Wijaya, mantan penyerang legendaris timnas Indonesia yang pernah bersinar bersama klub Pelita Jaya dan merupakan salah satu pelatih serta ikon sepak bola terkemuka di Pulau Dewata.

Berapakah nilai pasar perkiraan dari Made Andhika Wijaya saat ini? Berdasarkan data taksiran pasar domestik dan performanya yang konsisten bersama Bali United di kompetisi kasta teratas Indonesia, nilai pasar Made Andhika Wijaya saat ini diperkirakan mencapai sekitar Rp 3,48 Miliar (€200.000).

Kesimpulan: Simbol Loyalitas dari Pulau Dewata

Loyalitas dan kerja keras adalah dua kata yang paling tepat untuk menggambarkan sosok I Made Andhika Wijaya. Di tengah dinamika transfer pemain Liga 1 yang sangat dinamis, ia membuktikan bahwa komitmen terhadap klub asal tanah kelahirannya adalah segalanya. Dengan usia yang kini memasuki masa keemasan pesepak bola profesional, Andhika masih memiliki banyak waktu untuk terus menyumbangkan prestasi bagi Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Kontribusinya baik di dalam maupun luar lapangan telah mengukuhkan namanya sebagai salah satu legenda lokal Bali United.

Bagaimanakah pandangan Anda mengenai performa konsisten yang ditunjukkan oleh Made Andhika di lini belakang Bali United musim ini? Apakah ia masih layak mendapatkan kesempatan untuk bersaing memperebutkan satu tempat di skuad utama Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong? Tuliskan analisis Anda di kolom komentar!

📲 Gabung Channel Telegram SBH Nation untuk update bola terkini langsung di HP kamu!

analytics Statistik Detail

Musim Kompetisi Klub Main Gol Ast Menit
2023/2024 Liga 1 Bali United 25 1 1 1800'
2024/2025 Liga 1 Bali United 28 0 2 2100'
2025/2026 Liga 1 Bali United 22 1 1 1650'

timeline Riwayat Karier Klub

PS Badung

2013 - 2016

Bali United

2016 - Sekarang

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel

Menu Lainnya