Jadwal & Hasil
Profil Mateo Kovačić | SBH Nation
Gelandang
calendar_today 17 Juni 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 17 Jun 2026

Mateo Kovačić: Profil, Karier & Statistik Lengkap

format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more
Manchester City
Klub Saat Ini
TIMNAS
Skuad Kroasia
32
Usia
178
cm
€12.000.000
Rp 207.600
Market Value

Tactical Radar Analysis

Profil Super Lengkap: Mateo Kovačić

Mateo Kovačić adalah salah satu Gelandang tengah terbaik di dunia yang kini menjadi pilar penting bagi Manchester City di kancah Liga Inggris dan Timnas Kroasia di panggung internasional. Dikenal dengan kemampuannya yang luar biasa dalam menggiring bola melewati tekanan lawan, Kovačić telah memenangkan berbagai gelar bergengsi di level klub maupun memberikan kontribusi besar bagi negaranya. Sebagai kapten ketiga di Timnas Kroasia, Kovačić telah menorehkan 113 caps dan menyumbangkan 5 gol untuk negaranya.

Peran Kovačić tidak hanya sekadar sebagai pengumpan, melainkan sebagai “metronom” sekaligus pemecah kebuntuan dari lini tengah. Bersama dengan Luka Modrić dan Marcelo Brozović, ia pernah membentuk trio lini tengah yang ditakuti di berbagai turnamen bergengsi, termasuk ketika mereka membawa Timnas Kroasia meraih medali perak pada Piala Dunia 2018 dan medali perunggu pada Piala Dunia 2022. Kehadirannya di Manchester City di bawah asuhan Pep Guardiola semakin mengukuhkan statusnya sebagai gelandang elit kelas dunia yang adaptif dalam sistem taktis yang kompleks.

Masa Kecil dan Perjalanan Awal (Growing Up)

Mateo Kovačić lahir pada 6 Mei 1994 di Linz, Austria, dari orang tua berdarah Kroasia, Stipo dan Ružica, yang pindah dari Kotor Varoš di Bosnia dan Herzegovina akibat perang di Balkan. Tumbuh besar di lingkungan keluarga pekerja keras yang sangat religius, Kovačić mengenal sepak bola sejak usia dini. Ia memulai langkah pertamanya di dunia sepak bola bersama akademi lokal, LASK Linz, di mana bakatnya yang luar biasa sudah terlihat sejak usianya masih sangat belia.

Pada tahun 2007, saat usianya baru menginjak 13 tahun, banyak klub papan atas Eropa seperti Ajax Amsterdam, Bayern Munchen, dan Juventus mencoba untuk merekrutnya. Namun, atas saran keluarganya, Kovačić memilih untuk kembali ke tanah leluhurnya dan bergabung dengan akademi Dinamo Zagreb. Keputusan ini terbukti sangat tepat. Di akademi Dinamo Zagreb, yang dikenal sebagai salah satu pabrik bakat terbaik di Eropa Tenggara, Kovačić mendapatkan gemblengan yang luar biasa. Ia bahkan sempat mengalami cedera patah kaki yang cukup parah pada tahun 2009, namun semangat pantang menyerahnya membuat ia pulih dengan cepat dan kembali lebih kuat dari sebelumnya.

Profil Taktis & Karakteristik Fisik

  • Tinggi/Postur: 178 cm. Meski tidak terlalu tinggi untuk ukuran pemain Eropa, pusat gravitasi (center of gravity) yang rendah sangat membantunya dalam menjaga keseimbangan saat melakukan dribble dan meliuk-liuk di antara penjagaan lawan yang ketat. Kekuatan kakinya juga membuatnya tangguh dalam duel satu lawan satu.
  • Gaya Bermain: Kovačić sering diidentifikasi sebagai Box-to-Box Midfielder atau Deep-Lying Playmaker. Kekuatan utamanya terletak pada kemampuan ball-carrying atau membawa bola menembus garis pertahanan lawan (press resistance). Dengan sentuhan bola yang lengket dan kelincahannya, ia mampu melepaskan diri dari pressing lawan dan mengubah transisi bertahan menjadi menyerang dalam hitungan detik. Intelegensia taktisnya membuatnya sangat disukai oleh pelatih-pelatih top, mulai dari Zinedine Zidane, Thomas Tuchel, hingga Pep Guardiola. Selain itu, akurasi umpan pendek dan panjangnya (passing accuracy) kerap menyentuh angka 90% di berbagai pertandingan.

Jejak Karier Klub & Peran di Tim Nasional

Karier profesional Mateo Kovačić dimulai saat ia melakoni debut untuk tim utama Dinamo Zagreb pada usia 16 tahun, menjadikannya pencetak gol termuda dalam sejarah kasta tertinggi liga Kroasia pada saat itu. Performa impresifnya menarik perhatian raksasa Liga Italia, Inter Milan, yang memboyongnya pada bulan Januari 2013 dengan biaya transfer sekitar €11 juta. Di Inter Milan, ia mengenakan nomor punggung 10 peninggalan Wesley Sneijder dan tampil gemilang di San Siro.

Pada bulan Agustus 2015, Real Madrid merekrutnya dengan banderol €29 juta. Bersama Los Blancos di Santiago Bernabeu, Kovačić memenangkan tiga gelar Liga Champions UEFA secara beruntun. Meski sering menjadi pemain rotasi di bawah Zinedine Zidane, pengalamannya di Madrid sangat berharga. Untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak, ia dipinjamkan ke Chelsea pada 2018 sebelum dipermanenkan pada musim panas 2019 seharga €45 juta. Di Stamford Bridge, Kovačić menjadi salah satu pemain terbaik mereka, membantu klub meraih gelar Liga Champions UEFA pada musim 2020-2021 serta Liga Europa.

Pada musim panas 2023, Kovačić bergabung dengan Manchester City dengan nilai transfer awal sebesar £25 juta. Di Etihad Stadium, Kovačić membantu Manchester City memenangkan Piala Super UEFA dan Piala Dunia Antarklub FIFA, serta trofi Liga Inggris.

Di level internasional, Kovačić adalah ikon bagi Timnas Kroasia. Ia telah mengoleksi 113 penampilan (caps) dan mencetak 5 gol, angka yang mengesankan bagi seorang gelandang sentral. Bermain bersama legenda seperti Luka Modrić dan Ivan Rakitić, serta penyerang tajam seperti Andrej Kramarić, Kovačić adalah tulang punggung tim di Piala Dunia 2018, Piala Dunia 2022, dan beberapa edisi Piala Eropa. Kematangannya di lapangan hijau akan menjadi kunci penting bagi Timnas Kroasia dalam mengarungi Piala Dunia 2026.

Kehidupan Pribadi (Pasangan & Keluarga)

Di luar lapangan, Mateo Kovačić dikenal sebagai sosok yang religius dan family man. Ia menikah dengan kekasih masa kecilnya, Izabel Kovačić (née Andrijanić), pada bulan Juni 2017. Pernikahan mereka dilangsungkan di sebuah gereja di kawasan Sesvetska Sela, tempat mereka pertama kali bertemu saat Mateo menjadi putra altar dan Izabel bernyanyi di paduan suara gereja. Pasangan ini dikaruniai seorang putra bernama Ivan, yang lahir pada Oktober 2020. Luka Modrić, rekan setimnya di timnas, adalah ayah baptis bagi anak Kovačić, yang menunjukkan betapa eratnya hubungan persahabatan di dalam skuad Kroasia.

Mateo Kovačić dikenal sangat menjaga privasi keluarganya. Ia jarang mengumbar hal-hal yang bersifat sensasional di media. Kehidupannya lebih banyak dihabiskan bersama keluarga dekatnya. Ketenangan dalam kehidupan pribadinya ini sering disebut-sebut sebagai salah satu faktor yang mendukung stabilitas dan konsistensinya di atas lapangan hijau, menjadikannya panutan bagi pemain-pemain muda.

Sponsorship, Nilai Komersial & Hobi

  • Sponsor Utama: Sebagai salah satu gelandang papan atas, Kovačić memiliki kontrak sponsorship dengan brand perlengkapan olahraga asal Jerman, Puma. Sebelumnya ia lama mengenakan sepatu dari brand Nike sebelum beralih ke Puma yang kini menyuplai sepatu-sepatu yang ia kenakan di setiap pertandingannya bersama Manchester City maupun Timnas Kroasia.
  • Hobi/Minat: Di waktu senggangnya, Kovačić menikmati bermain video game sepak bola seperti EA Sports FC (sebelumnya FIFA). Ia juga dikenal memiliki minat dalam mengoleksi jam tangan mewah dan kerap terlihat berlibur menggunakan kapal pesiar saat jeda kompetisi musim panas bersama pemain-pemain lain seperti Luka Modrić dan Marcelo Brozović.
  • Aktivitas di Luar Sepak Bola: Kovačić juga aktif dalam berbagai kegiatan amal (charity), khususnya yang membantu anak-anak di Kroasia. Istrinya, Izabel, memiliki lini pakaian ramah lingkungan (eco-friendly clothing line) yang didirikan bersama kakaknya, yang sering kali didukung oleh Mateo Kovačić melalui promosi di media sosial. Hal ini menunjukkan keterlibatan Kovačić dalam investasi dan pengembangan bisnis yang berkelanjutan.

Statistik Karier & Riwayat Kontribusi

Kovačić tidak hanya diukur dari gol atau assist, melainkan kemampuannya mendikte tempo permainan dan menciptakan ruang bagi rekan setimnya. Berikut adalah kontribusi utama Mateo Kovačić dalam karier internasional dan klubnya.

Kompetisi/TimCaps/PenampilanGolKeterangan
Timnas Kroasia1135Berlaga di 3 Piala Dunia dan beberapa Piala Eropa, kapten ketiga tim.
Manchester City40+3+Menjuarai Liga Inggris dan Piala Dunia Antarklub FIFA.
Chelsea2216Kunci lini tengah dalam menjuarai Liga Champions UEFA 2021.
Real Madrid1093Bagian dari skuad pemenang 3 Liga Champions UEFA beruntun.
Inter Milan978Tampil impresif sejak usia belia di kancah Liga Italia.

(Catatan: Statistik dapat berubah seiring berjalannya kompetisi terbaru.)

Dengan usia yang berada di rentang emas pesepakbola (30 tahunan), Mateo Kovačić akan terus menjadi kekuatan vital bagi klub maupun negaranya. Determinasi, visi bermain, dan teknik olah bolanya yang elegan menjadikannya salah satu gelandang tengah yang paling dihormati oleh lawan maupun kawan.


📲 Gabung Channel Telegram SBH Nation untuk update bola terkini langsung di HP kamu!

analytics Statistik Detail

Musim Kompetisi Klub Main Gol Ast Menit
2023/2024 Premier League Manchester City 23 6 7 1794'
2024/2025 Premier League Manchester City 22 1 2 1804'

timeline Riwayat Karier Klub

Dinamo Zagreb

2010 - 2013

Inter Milan

2013 - 2015

Real Madrid

2015 - 2018

Chelsea

2018 - 2023

Manchester City

2023 - Sekarang

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel

Menu Lainnya