Head-to-Head Persib vs Persija: Statistik Derby Super Indonesia
- Persib Bandung unggul tipis dalam rekor head-to-head melawan Persija Jakarta sepanjang sejarah dengan 34 kemenangan dari 103 pertemuan.
- Derby Super Indonesia selalu menyajikan tensi tinggi dengan rata-rata 2,1 gol per pertandingan dan 47 kartu merah tercatat dalam sejarah.
- Pertemuan terakhir di Liga 1 2025/2026 berakhir imbang 1-1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
format_list_bulleted
Isi Artikel
expand_more
- Head-to-Head Persib vs Persija: Rekor Lengkap Derby Super Indonesia
- Sejarah Pertemuan Persib vs Persija
- Rekor Head-to-Head Semua Kompetisi
- Statistik Gol dan Kartu dalam Derby Super Indonesia
- Rekor Kartu Merah dan Momen Kontroversial
- Analisis SBH Nation: Dominasi Bergilir
- Faktor Kunci dalam Derby
- Data & Statistik Terbaru Derby Super Indonesia
- FAQ
Head-to-Head Persib vs Persija: Rekor Lengkap Derby Super Indonesia
Head-to-head Persib vs Persija dalam Derby Super Indonesia mencatatkan Persib Bandung unggul tipis dengan 34 kemenangan dari 103 pertemuan resmi, sementara Persija Jakarta mengoleksi 30 kemenangan dan 39 pertandingan berakhir imbang. Rivalitas terpanas di sepak bola Indonesia ini telah berlangsung sejak era Perserikatan dan terus berlanjut hingga era BRI Liga 1.
Sejarah Pertemuan Persib vs Persija
Derby Super Indonesia antara Persib Bandung dan Persija Jakarta pertama kali digelar pada tahun 1930-an dalam kompetisi Perserikatan. Rivalitas ini bukan sekadar pertandingan sepak bola, melainkan cerminan persaingan budaya antara Sunda dan Betawi yang sudah mengakar puluhan tahun. Setiap pertemuan selalu dipenuhi atmosfer panas, baik di dalam maupun luar lapangan.
Rekor Head-to-Head Semua Kompetisi
| Kompetisi | Jumlah Pertandingan | Persib Menang | Persija Menang | Imbang | Gol Persib | Gol Persija |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Perserikatan | 42 | 15 | 12 | 15 | 48 | 42 |
| Liga Indonesia/Liga 1 | 45 | 14 | 13 | 18 | 45 | 44 |
| Piala Indonesia | 10 | 3 | 3 | 4 | 12 | 11 |
| Turnamen Lainnya | 6 | 2 | 2 | 2 | 7 | 7 |
| Total | 103 | 34 | 30 | 39 | 112 | 104 |
Data di atas menunjukkan betapa ketatnya persaingan kedua tim. Selisih hanya 4 kemenangan dan 8 gol dalam lebih dari satu abad pertemuan membuktikan bahwa Derby Super Indonesia selalu sulit diprediksi.
Statistik Gol dan Kartu dalam Derby Super Indonesia
Rata-rata gol per pertandingan dalam head-to-head Persib vs Persija mencapai 2,1 gol, dengan total 216 gol tercipta dari 103 pertemuan. Persib Bandung unggul tipis dalam produktivitas gol dengan 112 gol berbanding 104 gol milik Persija Jakarta. Statistik ini menunjukkan bahwa laga ini jarang berakhir tanpa gol, dengan hanya 12 pertandingan yang berakhir 0-0.
Rekor Kartu Merah dan Momen Kontroversial
Derby Super Indonesia terkenal dengan tensi tinggi yang sering berujung kartu merah. Sepanjang sejarah, tercatat 47 kartu merah dikeluarkan dalam pertemuan kedua tim. Beberapa momen paling dramatis:
- Pertemuan 2014: Tiga pemain diusir wasit dalam satu pertandingan
- Final Piala Indonesia 2018: Dua kartu merah dan kericuhan suporter
- Liga 1 2022: Insiden lemparan botol yang menghentikan pertandingan selama 15 menit
Momen-momen ini menegaskan bahwa Derby Super Indonesia adalah salah satu laga paling panas di Asia Tenggara.
Analisis SBH Nation: Dominasi Bergilir
Dari sudut pandang analis, head-to-head Persib vs Persija menunjukkan pola dominasi bergilir. Era 1990-an menjadi milik Persib dengan 7 kemenangan beruntun di kandang. Memasuki era 2000-an, Persija membalas dengan rekor tak terkalahkan dalam 8 pertandingan. Namun, dalam lima musim terakhir Liga 1, Persib Bandung kembali mendominasi dengan 4 kemenangan dari 6 pertemuan.
Faktor Kunci dalam Derby
Beberapa faktor yang memengaruhi hasil Derby Super Indonesia:
- Faktor Kandang: Tim tuan rumah memiliki keunggulan signifikan dengan 65% kemenangan diraih oleh tim yang bermain di kandang sendiri
- Momentum: Tim yang sedang dalam tren positif cenderung mendominasi
- Kedalaman Skuad: Dalam pertandingan dengan intensitas tinggi, pemain pengganti sering menjadi penentu
Persib Bandung unggul dalam hal konsistensi performa di kandang, sementara Persija Jakarta memiliki rekor lebih baik dalam laga big match di luar kandang.
Data & Statistik Terbaru Derby Super Indonesia
Berikut adalah data pertemuan lima musim terakhir di Liga 1:
| Musim | Tanggal | Kandang | Skor | Tandang | Kompetisi |
|---|---|---|---|---|---|
| 2025/2026 | 22 Des 2025 | Persib | 1-1 | Persija | Liga 1 |
| 2024/2025 | 15 Mar 2025 | Persija | 0-2 | Persib | Liga 1 |
| 2024/2025 | 10 Agu 2024 | Persib | 2-1 | Persija | Liga 1 |
| 2023/2024 | 20 Apr 2024 | Persija | 1-1 | Persib | Liga 1 |
| 2023/2024 | 2 Sep 2023 | Persib | 2-0 | Persija | Liga 1 |
Dari data tersebut, Persib Bandung mencatatkan 3 kemenangan, 2 imbang, dan tanpa kekalahan dalam lima pertemuan terakhir melawan Persija Jakarta di Liga 1. Ini menjadi tren positif bagi Maung Bandung.
FAQ
Siapa yang lebih unggul dalam head-to-head Persib vs Persija sepanjang sejarah? Persib Bandung unggul tipis dengan 34 kemenangan dari 103 pertemuan, sementara Persija Jakarta meraih 30 kemenangan dan 39 pertandingan berakhir imbang.
Berapa rata-rata gol dalam Derby Super Indonesia? Rata-rata gol per pertandingan mencapai 2,1 gol dengan total 216 gol dari 103 pertemuan. Persib mencetak 112 gol sementara Persija 104 gol.
Apa momen paling dramatis dalam sejarah Persib vs Persija? Momen paling dramatis terjadi pada Final Piala Indonesia 2018 yang diwarnai dua kartu merah dan kericuhan suporter, serta insiden lemparan botol di Liga 1 2022 yang menghentikan pertandingan selama 15 menit.
Pantau posisi terkini di Klasemen BRI Liga 1.
📲 Gabung Channel Telegram SBH Nation untuk update bola terkini langsung di HP kamu!
Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!
Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.
SIAPA YANG BAKAL
HANCUR MINGGU INI?
Klik tim pilihanmu untuk analisa mendalam
Advertisement
Advertisement
Tentang Penulis
verified Head of Content & Founder
Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.




