Jadwal & Hasil
Piala Indonesia: Turnamen Domestik & Pemenang Semua Edisi | SBH Nation | SBH Nation
domestik
calendar_today 3 Mei 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 3 Mei 2026

Piala Indonesia: Turnamen Domestik & Pemenang Semua Edisi | SBH Nation

bolt SBH Quick Take
  • Piala Indonesia adalah kompetisi knockout domestik utama Indonesia sejak 2007.
  • Turnamen ini mempertemukan klub Liga 1, Liga 2, hingga Liga 3 dalam sistem gugur.
  • Sriwijaya FC dan Arema FC menjadi klub tersukses dengan masing-masing 2 gelar.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

Piala Indonesia: Turnamen Domestik & Pemenang Semua Edisi

Piala Indonesia merupakan turnamen sepak bola domestik tertinggi di Indonesia yang menggunakan sistem gugur (knockout). Diselenggarakan oleh PSSI sejak 2007, kompetisi ini menjadi ajang unik karena mempertemukan klub-klub dari berbagai kasta—dari BRI Liga 1 hingga Liga 2 dan Liga 3—dalam satu turnamen bergengsi. Berbeda dengan liga yang berbasis klasemen, Piala Indonesia menawarkan drama satu kali bertanding yang sering kali melahirkan kejutan.

Sejarah Pendirian dan Perjalanan Kompetisi

Piala Indonesia pertama kali digelar pada tahun 2007 sebagai pengganti kompetisi Piala Emas Bang Yos yang sempat populer di era 1990-an. Ide awalnya sederhana: menciptakan turnamen knockout nasional yang bisa diikuti oleh semua klub anggota PSSI, tanpa memandang divisi. Edisi perdana ini diikuti oleh 84 klub dan berhasil menarik perhatian publik karena formatnya yang langsung mempertemukan tim besar dengan tim amatir.

Namun, perjalanan Piala Indonesia tidak selalu mulus. Setelah edisi 2008/2009, turnamen ini sempat vakum karena konflik internal PSSI dan dualisme kompetisi pada 2011-2013. Baru pada 2018, Piala Indonesia kembali digelar dengan semangat baru setelah PSSI melakukan reformasi kompetisi. Sayangnya, edisi 2020 terhenti di babak 16 besar akibat pandemi COVID-19. Hingga kini, edisi terakhir yang terselesaikan adalah Piala Indonesia 2022 yang diadakan pada awal 2023.

Format dan Regulasi Kompetisi

Piala Indonesia menggunakan format gugur murni dari babak awal hingga final. Tidak ada babak grup kecuali pada edisi tertentu yang menerapkan fase penyisihan regional. Setiap pertandingan dimainkan dengan sistem kandang-tandang (home-away) mulai dari babak 32 besar hingga semifinal, sementara partai final biasanya digelar di tempat netral atau dengan sistem dua leg.

Regulasi utama Piala Indonesia meliputi:

  • Klub peserta: Seluruh klub Liga 1, Liga 2, dan juara Liga 3 dari tiap provinsi.
  • Durasi pertandingan: 2x45 menit, dengan perpanjangan waktu dan adu penalti jika imbang.
  • Pemain asing: Setiap klub boleh menurunkan maksimal 4 pemain asing, dengan 1 di antaranya berasal dari Asia.
  • Pemain U-23: Wajib menurunkan minimal 2 pemain U-23 dalam starting XI.

Format ini membuat Piala Indonesia menjadi ajang yang paling demokratis di Indonesia. Klub kecil seperti Persikabo 1973 (saat masih bernama PSIK) atau Persita Tangerang pernah mencatat kejutan dengan mengalahkan tim-tim besar.

Daftar Juara Piala Indonesia Sepanjang Masa

Berikut adalah tabel lengkap pemenang Piala Indonesia dari edisi pertama hingga terakhir:

EdisiTahunJuaraRunner-upSkor Final
12007Sriwijaya FCPersipura Jayapura1-0 (leg 1), 1-2 (leg 2)
22008/2009Sriwijaya FCPersija Jakarta2-0 (leg 1), 1-0 (leg 2)
32010Arema FCPersipura Jayapura3-0 (leg 1), 0-1 (leg 2)
42012Persib BandungArema FC1-0 (leg 1), 2-2 (leg 2)
52018/2019PSS SlemanPSM Makassar2-1 (leg 1), 1-1 (leg 2)
62022Arema FCRANS Nusantara FC2-1 (leg 1), 0-0 (leg 2)

Klub tersukses: Sriwijaya FC (2 gelar) dan Arema FC (2 gelar) menjadi tim paling dominan. Sriwijaya FC bahkan menjadi juara dua edisi pertama berturut-turut, sementara Arema FC meraih gelar dengan jarak 12 tahun.

Momen Ikonik dan Rekor Terbaik

Piala Indonesia telah melahirkan banyak momen tak terlupakan. Salah satunya adalah final edisi 2010 antara Arema FC dan Persipura Jayapura. Arema yang saat itu diperkuat legenda seperti Kuncoro dan Bustomi berhasil menang telak 3-0 di leg pertama, meski hampir kecolongan di leg kedua. Kemenangan ini menjadi salah satu momen paling manis bagi Aremania.

Rekor lain yang patut dicatat adalah kemenangan terbesar dalam sejarah turnamen: Persipura Jayapura pernah menang 8-0 atas Persidafon Dafonsoro pada edisi 2010. Sementara itu, kejutan terbesar terjadi pada edisi 2018/2019 ketika PSS Sleman, klub yang saat itu masih bermain di Liga 2, berhasil menjadi juara setelah mengalahkan PSM Makassar di final. Ini membuktikan bahwa Piala Indonesia adalah turnamen yang penuh dengan kejutan.

Sayangnya, sejak 2022, Piala Indonesia belum kembali digelar. PSSI berencana menghidupkannya kembali pada tahun 2026, bersamaan dengan kalender kompetisi yang lebih stabil setelah reformasi liga. Banyak pihak berharap turnamen ini bisa kembali menjadi ajang pembuktian bagi klub-klub dari divisi bawah.

FAQ Seputar Piala Indonesia

Apa perbedaan Piala Indonesia dengan Liga 1?
Piala Indonesia adalah turnamen knockout (gugur) yang mempertemukan klub dari berbagai kasta, sedangkan BRI Liga 1 adalah kompetisi liga tertinggi dengan format klasemen penuh. Piala Indonesia lebih mengandalkan keberuntungan dan strategi satu pertandingan, sementara Liga 1 menguji konsistensi sepanjang musim.

Mengapa Piala Indonesia sempat vakum?
Turnamen ini sempat vakum karena konflik internal PSSI pada 2011-2013 yang menyebabkan dualisme kompetisi. Setelah reformasi, Piala Indonesia kembali digelar pada 2018, tetapi kembali terhenti pada 2020 akibat pandemi COVID-19. Edisi terakhir yang terselesaikan adalah pada 2022.

Kapan Piala Indonesia akan kembali digelar?
PSSI telah mengumumkan rencana untuk menggelar Piala Indonesia kembali pada tahun 2026. Hal ini seiring dengan upaya normalisasi kalender kompetisi dan peningkatan jumlah klub peserta. Untuk informasi terbaru, pantau terus Klasemen Liga 1 dan berita terkini di SBH Nation.

Siapa pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Indonesia?
Rekor pencetak gol terbanyak masih dipegang oleh Alberto Gonçalves (Beto) yang mencetak 7 gol pada edisi 2018/2019 saat membela PSM Makassar. Namun, catatan ini bisa berubah jika turnamen kembali digelar dengan lebih banyak edisi.

Apakah klub dari Liga 2 atau Liga 3 bisa menang?
Tentu saja. PSS Sleman membuktikan hal itu pada edisi 2018/2019 ketika mereka, yang saat itu bermain di Liga 2, berhasil menjadi juara. Ini menjadi bukti bahwa Piala Indonesia memberikan kesempatan yang sama bagi semua klub untuk bersaing.

📲 Gabung Channel Telegram SBH Nation untuk update bola terkini langsung di HP kamu!

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel

Menu Lainnya