🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CRISTIANO-RONALDO VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CRISTIANO-RONALDO VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CRISTIANO-RONALDO VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CRISTIANO-RONALDO VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CRISTIANO-RONALDO VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CRISTIANO-RONALDO VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CRISTIANO-RONALDO VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CRISTIANO-RONALDO VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CRISTIANO-RONALDO VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CRISTIANO-RONALDO VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG ::
Cristiano Ronaldo dan Perburuan Trofi Pertama dalam Lima Tahun: Bisakah Musim In | SBH.co.id | SBH Nation
liga champions
calendar_today 21 Mei 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 21 Mei 2026

Cristiano Ronaldo dan Perburuan Trofi Pertama dalam Lima Tahun: Bisakah Musim Ini Jadi Penentu?

bolt SBH Quick Take
  • Cristiano Ronaldo belum meraih trofi dalam lima tahun terakhir sejak pindah ke Al Nassr pada 2023.
  • Musim 2025/26 menjadi ujian besar bagi Ronaldo untuk membawa Al Nassr juara di Liga Champions Asia atau kompetisi domestik.
  • Jika gagal, karier Ronaldo di level tertinggi bisa dipertanyakan, meski statistik individunya tetap impresif.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

Cristiano Ronaldo, megabintang sepak bola asal Portugal, saat ini tengah berada dalam fase paling kritis dalam kariernya yang gemilang. Setelah meninggalkan Eropa pada awal 2023 untuk bergabung dengan Al Nassr di Liga Arab Saudi, publik sepak bola dunia mulai bertanya-tanya: kapan Ronaldo akan kembali merasakan manisnya trofi? Jawabannya mungkin akan terungkap di musim 2025/26 ini.

Dalam lima tahun terakhir, tepatnya sejak ia meraih gelar Piala FA bersama Manchester United pada musim 2021/22, Ronaldo belum lagi mengangkat trofi resmi. Kini, di usianya yang sudah menginjak 40 tahun, tekanan untuk meraih gelar semakin besar. Apakah musim ini akan menjadi titik balik? Atau justru menjadi bukti bahwa era keemasannya telah berakhir?

Perjalanan Panjang Tanpa Trofi: Dari Old Trafford ke Riyadh

Sejak meninggalkan Juventus pada 2021, Ronaldo kembali ke Manchester United dengan harapan besar. Namun, musim pertamanya hanya dihiasi oleh trofi Piala FA yang diraih pada 2022. Setelah itu, situasi di Old Trafford memburuk. Konflik dengan manajer Erik ten Hag, performa tim yang inkonsisten, hingga akhirnya kontraknya diputus pada akhir 2022.

Kepindahannya ke Al Nassr pada Januari 2023 disambut dengan gegap gempita. Namun, di musim pertamanya (2022/23), Al Nassr gagal merebut gelar Liga Pro Saudi, kalah bersaing dari Al Ittihad. Musim berikutnya (2023/24), mereka kembali finis sebagai runner-up di liga dan tersingkir di semifinal Liga Champions Asia. Musim 2024/25 juga belum membawa perubahan signifikan. Ronaldo memang masih menjadi mesin gol, mencetak lebih dari 40 gol di semua kompetisi, tetapi trofi tetap menjadi barang langka.

Musim 2025/26: Peluang Emas atau Ancaman?

Musim 2025/26 menjadi krusial bagi Ronaldo. Al Nassr telah melakukan perombakan besar-besaran di bursa transfer. Mereka mendatangkan sejumlah pemain bintang internasional, termasuk gelandang kreatif asal Brasil dan bek tengah tangguh asal Eropa. Target utama klub musim ini adalah memenangkan Liga Champions Asia dan merebut kembali gelar Liga Pro Saudi.

Liga Champions Asia menjadi panggung paling prestisius bagi Ronaldo untuk membungkam kritikus. Jika ia berhasil membawa Al Nassr juara, itu akan menjadi trofi kontinental pertamanya di luar Eropa. Ini juga akan menjadi pencapaian monumental yang bisa menyamai rekor-rekor sebelumnya. Namun, persaingan sangat ketat. Klub-klub seperti Al Hilal (dengan Neymar dan Aleksandar Mitrovic), Al Ittihad (dengan Karim Benzema), dan klub-klub Jepang serta Korea Selatan juga sangat kuat.

Liga Pro Saudi juga tidak mudah. Al Hilal musim lalu tampil dominan, dan musim ini mereka kembali diperkuat oleh skuad yang solid. Ronaldo harus bisa menjaga konsistensi performa sepanjang musim, sesuatu yang mulai diragukan karena faktor usia.

Analisis Taktis: Peran Ronaldo di Al Nassr

Di bawah asuhan pelatih baru Al Nassr, Stefano Pioli (yang didatangkan pada 2025), Ronaldo dimainkan sebagai ujung tombak murni, bukan lagi sebagai winger seperti masa mudanya. Formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1 membuat Ronaldo menjadi fokus utama serangan. Ia mendapatkan suplai bola dari sayap dan gelandang serang.

Namun, ada kelemahan yang terlihat. Ronaldo tidak lagi memiliki kecepatan eksplosif untuk melakukan pressing tinggi atau lari ke belakang pertahanan lawan. Al Nassr sering kali harus bermain dengan tempo lebih lambat agar Ronaldo bisa mengikuti. Jika lawan menerapkan high press yang agresif, Al Nassr sering kesulitan membangun serangan.

Statistik menunjukkan bahwa meski Ronaldo masih menjadi top skor tim, efektivitasnya dalam pertandingan besar menurun. Dalam laga-laga krusial melawan Al Hilal atau Al Ittihad, ia kerap kali mati langkah. Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pioli untuk menemukan formula agar Ronaldo tetap produktif di momen-momen genting.

Dampak Jika Gagal: Akhir dari Sebuah Era?

Jika Ronaldo gagal meraih trofi di musim 2025/26, kariernya di level tertinggi bisa dianggap berakhir. Meskipun statistik individunya masih impresif—ia tetap menjadi salah satu pencetak gol terbanyak di dunia—kegagalan memenangkan gelar akan menjadi noda dalam catatan gemilangnya.

Banyak pengamat sepak bola berpendapat bahwa Ronaldo seharusnya sudah pensiun dari level kompetitif dan beralih ke peran sebagai duta atau pemilik klub. Namun, mentalitas Ronaldo yang terkenal pantang menyerah membuat ia terus bertahan. “Saya masih lapar akan trofi,” katanya dalam wawancara baru-baru ini. “Saya tidak datang ke sini untuk liburan. Saya datang untuk menang.”

Bagi SBH Nation, situasi ini sangat menarik untuk diikuti. Ronaldo adalah simbol dari perjuangan melawan waktu dan usia. Jika ia berhasil, itu akan menjadi kisah inspiratif. Jika gagal, itu akan menjadi pengingat bahwa bahkan legenda pun memiliki batas.

Kesimpulan: Akankah Trofi Itu Datang?

Musim 2025/26 adalah musim penentuan bagi Cristiano Ronaldo. Dengan skuad yang diperkuat, pelatih baru, dan tekad yang membara, semua elemen tampaknya sudah siap. Namun, sepak bola tidak pernah hitam-putih. Persaingan ketat, cedera, dan faktor keberuntungan akan sangat menentukan.

Apakah Ronaldo akan meraih trofi pertamanya dalam lima tahun? Atau akankah musim ini menjadi saksi bisu dari kemunduran seorang legenda? Kita tunggu saja.

Pertanyaan untuk pembaca SBH Nation: Menurut kalian, apakah Cristiano Ronaldo masih mampu membawa Al Nassr juara di musim 2025/26? Atau sudah waktunya ia pensiun? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!

Cek juga: Kalkulator Nilai Pasar Pemain racikan tim analis SBH Nation!

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

SBH NATION BATTLEGROUND

SIAPA YANG BAKAL
HANCUR MINGGU INI?

VS

Klik tim pilihanmu untuk analisa mendalam

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel