John Herdman Sebut Oman dan Mozambik Ujian Berat Pasukan Garuda | SBH.co.id | SBH Nation
timnas
calendar_today 22 Mei 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 22 Mei 2026

John Herdman Sebut Oman dan Mozambik Ujian Berat Pasukan Garuda

bolt SBH Quick Take
  • Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026.
  • John Herdman menilai kedua lawan memiliki karakteristik berbeda yang sangat berguna sebagai ujian taktik.
  • Laga ini menjadi pemanasan penting jelang Piala AFF 2026 dan babak kualifikasi Piala Asia 2027.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

PSSI akhirnya merilis jadwal FIFA Matchday untuk bulan Juni mendatang, dan nama yang muncul bukanlah lawan sembarangan. Timnas Indonesia dijadwalkan akan melakoni dua pertandingan persahabatan internasional melawan Oman (peringkat 78 FIFA) dan Mozambik (peringkat 113 FIFA). Pelatih anyar skuad Garuda, John Herdman, langsung angkat bicara. Ia menilai bahwa dua laga ini bukan sekadar pemanasan, melainkan “ujian bagus” yang akan mengungkap kelemahan dan kekuatan tim asuhannya.

Dalam konferensi pers virtual yang digelar Selasa malam, John Herdman tidak bisa menyembunyikan antusiasmenya. “Ini adalah langkah yang sangat tepat. Kami tidak ingin mencari lawan yang mudah. Oman dan Mozambik adalah tim dengan identitas bermain yang sangat berbeda. Ini akan menjadi tes komprehensif bagi para pemain,” ujar Herdman dengan nada penuh keyakinan.

Keputusan PSSI untuk menjadwalkan pertandingan melawan tim dari Asia Barat dan Afrika ini menuai banyak pujian. Pasalnya, selama ini Timnas Indonesia kerap dikritik karena hanya menghadapi lawan-lahan yang levelnya di bawah atau setara. Kini, dengan ambisi besar menuju Piala AFF 2026 dan Kualifikasi Piala Asia 2027, Garuda butuh lawan yang bisa memacu adrenalin.

## Oman: Ujian Taktik dan Kedisiplinan Tingkat Tinggi

Pertandingan pertama akan digelar melawan Oman pada 5 Juni 2026. Tim asuhan Jaroslav Silhavy ini bukanlah lawan yang asing bagi Indonesia. Pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 lalu, Indonesia dua kali berhadapan dengan Oman dan menelan kekalahan tipis 0-1 dan 1-2. Herdman mengakui bahwa Oman adalah tim yang sangat disiplin secara taktik.

“Mereka (Oman) sangat bagus dalam mengatur tempo permainan. Mereka bisa bermain lambat untuk menjebak lawan, lalu tiba-tiba mempercepat serangan. Pertahanan mereka juga solid. Ini akan menjadi ujian yang sempurna untuk melihat bagaimana transisi bertahan dan menyerang kita,” analisis Herdman.

Bagi para pemain seperti Marselino Ferdinan yang diplot sebagai kreator serangan, laga melawan Oman akan menjadi ajang pembuktian. Marselino harus mampu memecah kebuntuan di lini tengah yang rapat. Herdman juga diperkirakan akan mencoba berbagai formasi, mulai dari 4-3-3 hingga 3-4-3, untuk melihat mana yang paling efektif menghadapi tekanan tinggi dari tim lawan.

## Mozambik: Kecepatan dan Fisik ala Afrika

Jika Oman menguji kecerdasan taktik, maka Mozambik akan menguji aspek fisik dan kecepatan. Tim peringkat 113 dunia ini dikenal memiliki pemain-pemain dengan kecepatan eksplosif dan postur tubuh yang atletis. Banyak pengamat sepak bola Indonesia yang menilai Mozambik adalah “miniatur” dari tim-tim kuat Afrika seperti Senegal atau Maroko.

“Mozambik adalah tim yang sangat atletis. Mereka akan memberikan tekanan fisik yang luar biasa. Ini penting bagi kami untuk melihat apakah para pemain mampu bertahan dalam duel satu lawan satu dan menjaga stamina selama 90 menit,” jelas John Herdman.

Pertandingan melawan Mozambik dijadwalkan pada 10 Juni 2026. Laga ini diperkirakan akan menjadi panggung bagi pemain-pemain belakang Indonesia seperti Rizky Ridho untuk membuktikan ketangguhannya. Herdman menekankan bahwa pertahanan yang kokoh adalah kunci untuk bisa bersaing di level Asia Tenggara dan Asia nanti.

## Lebih dari Sekadar Uji Coba: Pemanasan Menuju Piala AFF 2026

Tidak bisa dipungkiri, target utama John Herdman dalam waktu dekat adalah Piala AFF 2026 yang akan digelar akhir tahun ini. Dengan materi pemain yang mayoritas dihuni oleh pemain muda dan naturalisasi, Herdman ingin membangun chemistry tim secepat mungkin.

“Setiap pertandingan adalah kesempatan untuk belajar. Kami tidak hanya mengejar hasil, tetapi juga proses. Saya ingin melihat bagaimana para pemain bereaksi ketika tertinggal, bagaimana mereka membangun serangan dari bawah, dan bagaimana mereka bertahan dalam situasi set piece,” tegas pelatih asal Inggris itu.

Ia juga menambahkan bahwa hasil akhir bukanlah segalanya. “Kalah 0-1 tapi kami bisa menguasai permainan, itu lebih berharga daripada menang 2-0 tapi bermain jelek. Kami sedang membangun sesuatu yang besar untuk masa depan,” ujarnya.

## Implikasi untuk Kualifikasi Piala Asia 2027

Selain Piala AFF, hasil dari FIFA Matchday ini juga akan mempengaruhi persiapan untuk Kualifikasi Piala Asia 2027. Indonesia akan kembali berhadapan dengan tim-tim kuat Asia yang memiliki gaya bermain mirip dengan Oman (disiplin) dan Mozambik (fisik).

Dengan melawan dua tipe lawan yang berbeda dalam waktu berdekatan, John Herdman bisa mendapatkan data yang sangat berharga. Ia bisa melihat pemain mana yang cocok untuk menghadapi tekanan taktik tinggi, dan pemain mana yang lebih efektif saat berhadapan dengan fisik kuat. Ini adalah investasi jangka panjang yang sangat cerdas.

Para penggemar sepak bola tanah air tentu berharap banyak. Dukungan penuh dari suporter di stadion maupun di rumah akan menjadi motivasi ekstra bagi skuad Garuda. Akankah Timnas Indonesia mampu memberikan kejutan? Atau justru akan menjadi ajang evaluasi besar-besaran?

Jangan lewatkan kedua laga seru ini. Pasang alarm kalian dan siapkan mental untuk mendukung perjuangan Garuda di kancah internasional.

Pertanyaan untuk Pembaca: Menurut kalian, dari dua lawan ini (Oman dan Mozambik), mana yang lebih berbahaya bagi Timnas Indonesia? Apakah kalian optimis Garuda bisa meraih hasil positif di kedua laga tersebut? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!

Cek juga: Profil Lengkap Pemain Timnas Indonesia dan berita eksklusif skuad Garuda.

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel