DEWA
"Laskar Banten"
- Dewa United adalah klub termuda di Liga 1 Indonesia, didirikan pada 2019 dari merger tiga klub amatir dan langsung promosi ke kasta tertinggi dalam 3 tahun.
- Klub ini menjadi yang pertama di Indonesia yang menggunakan analisis data dan AI dalam perekrutan pemain serta taktik pertandingan.
- Markas mereka, Indomilk Arena, adalah stadion pertama di Indonesia yang memiliki sistem penyiraman lapangan otomatis berbasis sensor cuaca.
⚡ ANALISIS MENDALAM SBH
Identitas & Asal Usul Klub
Dewa United Football Club adalah sebuah fenomena unik dalam sepak bola Indonesia. Didirikan secara resmi pada tahun 2019, klub ini merupakan klub termuda yang pernah berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Liga 1. Namun, usia mudanya tidak mencerminkan ambisi dan fondasi yang dibangun. Klub ini lahir dari sebuah visi besar untuk menciptakan ekosistem sepak bola modern yang berbasis data dan profesionalisme, sesuatu yang jarang ditemukan di klub-klub tradisional Indonesia.
Proses kelahiran Dewa United tidaklah instan. Klub ini merupakan hasil merger dari tiga klub amatir yang sudah memiliki basis di Tangerang: Perserang Serang, Banten Jaya FC, dan Persita Tangerang (sebelum Persita menjadi klub profesional yang terpisah). Konsep merger ini digagas oleh pengusaha muda Subhan Suriady dan sekelompok investor yang melihat potensi besar dalam mengkonsolidasikan sumber daya sepak bola di Provinsi Banten. Nama “Dewa United” sendiri dipilih untuk mencerminkan identitas baru yang kuat dan bersatu, dengan julukan “Laskar Banten” yang langsung mengakar pada identitas kedaerahan.
Momen paling krusial yang membentuk DNA klub ini terjadi pada awal tahun 2020. Di tengah pandemi COVID-19 yang melumpuhkan banyak klub, Dewa United justru melakukan gebrakan dengan merekrut pemain-pemain berpengalaman Liga 1 seperti Rizky Pellu dan Ricky Kambuaya yang saat itu masih muda dan haus akan menit bermain. Keputusan berani ini, yang didukung oleh analisis data performa pemain, membawa mereka promosi ke Liga 1 pada tahun 2022 hanya dalam waktu tiga tahun setelah berdiri. Sejak saat itu, Dewa United dikenal sebagai klub yang tidak takut mengambil risiko dan selalu berpikir ke depan, menjadikannya salah satu klub paling menarik untuk diikuti di Indonesia.
DNA Taktik & Filosofi Bermain
Dewa United tidak lahir dari tradisi sepak bola panjang seperti Persija Jakarta atau Persib Bandung. Sebaliknya, DNA taktik mereka dibangun dari papan tulis dan algoritma. Filosofi utama klub adalah penguasaan bola progresif dan transisi cepat. Mereka tidak terjebak dalam permainan lambat ala tiki-taka, melainkan mengombinasikan umpan-umpan pendek di area berbahaya dengan serangan balik kilat yang memanfaatkan ruang kosong.
Pelatih pertama yang menanamkan fondasi ini adalah Kas Hartadi pada era Liga 2. Ia menerapkan formasi 4-3-3 yang fleksibel, di mana bek sayap menjadi kunci utama dalam membangun serangan. Namun, transformasi taktik terbesar terjadi ketika Jan Olde Riekerink, mantan pelatih akademi Ajax Amsterdam dan tim nasional Yunani, mengambil alih kursi pelatih pada tahun 2024. Pelatih asal Belanda ini membawa filosofi Total Voetbal versi modern yang diterjemahkan ke dalam formasi 4-2-3-1 dengan tekanan tinggi tanpa bola.
Evolusi gaya bermain Dewa United sangat terlihat. Di era awal, mereka mengandalkan fisik dan umpan lambung ke depan, tipikal tim promosi. Namun, seiring masuknya pemain-pemain teknis seperti Alexsandro (Brasil) dan Egy Maulana Vikri, mereka mulai berani membangun serangan dari bawah. Kini, Dewa United menjadi salah satu tim dengan rata-rata penguasaan bola tertinggi di Liga 1, mencapai 56% per pertandingan pada musim 2025/2026. Filosofi ini didukung penuh oleh manajemen yang percaya bahwa sepak bola modern harus dimainkan dengan cerdas, bukan sekadar keras.
Stadion, Markas & Infrastruktur
Markas Dewa United adalah Stadion Indomilk Arena yang terletak di kawasan BSD City, Tangerang Selatan. Stadion ini memiliki kapasitas 15.000 penonton dan dibangun pada tahun 2015 sebagai bagian dari kompleks olahraga terpadu. Fakta uniknya, stadion ini adalah salah satu stadion termodern di Indonesia pada masanya, dengan desain arsitektur yang memungkinkan sirkulasi udara maksimal tanpa perlu AC.
Salah satu fitur paling ikonik dari Indomilk Arena adalah sistem penyiraman lapangan otomatis berbasis sensor cuaca. Ini adalah yang pertama di Indonesia, memungkinkan lapangan tetap dalam kondisi prima tanpa memerlukan tenaga manusia. Selain itu, stadion ini juga memiliki ruang ganti pemain dengan teknologi cryotherapy, yang membantu pemain pulih lebih cepat setelah pertandingan. Atmosfer pertandingan kandang di sini cukup unik; dengan kapasitas yang tidak terlalu besar, suara para suporter terasa lebih intim dan mencekam bagi tim lawan.
Selain stadion utama, Dewa United juga memiliki Dewa United Training Center di kawasan Serpong. Pusat latihan ini dilengkapi dengan tiga lapangan berstandar FIFA, pusat kebugaran, dan ruang analisis video. Yang paling menarik, kompleks ini juga menjadi rumah bagi Dewa United Academy, akademi yang menggunakan kurikulum sepak bola Belanda dengan pendekatan data-driven. Setiap pemain muda di akademi ini memakai GPS tracker saat latihan untuk memantau performa fisik dan taktik mereka secara real-time. Ini adalah langkah revolusioner dalam pengembangan pemain muda di Indonesia.
Kultur Suporter & Identitas Sosial
Sebagai klub yang baru lahir, Dewa United tidak memiliki basis suporter ultras sebesar The Jakmania atau Bobotoh. Namun, mereka berhasil membangun komunitas yang solid dan unik. Kelompok suporter utama mereka bernama “Banten Warrior” , yang didirikan pada tahun 2020. Nama ini dipilih untuk mencerminkan semangat juang masyarakat Banten yang dikenal keras dan loyal.
Tradisi unik Banten Warrior adalah “Tarian Debus” sebelum pertandingan. Debus adalah seni bela diri tradisional Banten yang melibatkan kekebalan tubuh terhadap benda tajam. Sebelum kick-off, sekelompok anggota Banten Warrior akan melakukan atraksi debus di tribun, menciptakan atmosfer yang mistis dan mencekam. Ini adalah cara mereka untuk menghubungkan klub dengan akar budaya lokal. Selain itu, mereka juga memiliki nyanyian khas berjudul “Laskar Banten Bangkit” yang dinyanyikan dengan irama tradisional.
Hubungan antara klub dan komunitas Tangerang sangat erat. Dewa United sering mengadakan program “Dewa Mengajar” di sekolah-sekolah, di mana pemain dan staf pelatih menjadi guru tamu untuk mengajarkan pentingnya pendidikan dan olahraga. Momen dukungan paling ikonik terjadi pada laga promosi ke Liga 1 tahun 2022. Meski pertandingan digelar di Stadion Pakansari, Bogor (karena renovasi Indomilk Arena), ribuan suporter Banten Warrior tetap hadir dan menciptakan koreografi tifo raksasa bertuliskan “Selamat Datang di Liga 1”. Itu adalah bukti bahwa meski baru, loyalitas mereka tidak perlu diragukan.
Sejarah Trofi & Pencapaian
Meskipun usianya masih sangat muda, Dewa United sudah memiliki satu trofi prestisius yang menjadi fondasi perjalanan mereka: Juara Liga 2 pada tahun 2021. Trofi ini diraih setelah mereka mengalahkan Persis Solo di final dengan skor agregat 3-2. Kemenangan ini sangat dramatis karena Dewa United sempat tertinggal 0-2 di leg pertama, namun bangkit dan menang 3-0 di leg kedua. Momen ini sering disebut sebagai “Keajaiban Banten” oleh para pengamat.
Selain trofi Liga 2, pencapaian terbesar Dewa United adalah promosi ke Liga 1 pada tahun 2022 dan bertahan di kasta tertinggi hingga saat ini. Pada musim debut mereka di Liga 1 (2022/2023), mereka finis di peringkat ke-12, sebuah prestasi yang luar biasa untuk tim promosi. Musim berikutnya (2023/2024), mereka berhasil naik ke peringkat ke-9, menunjukkan tren positif yang konsisten.
Di kompetisi internasional, Dewa United belum pernah tampil di level AFC. Namun, mereka pernah menjadi sorotan saat mengalahkan tim raksasa Malaysia, Johor Darul Ta’zim, dalam laga persahabatan internasional pada tahun 2023 dengan skor 2-1. Kemenangan ini dianggap sebagai pernyataan bahwa sepak bola Indonesia modern mampu bersaing dengan tim-tim Asia Tenggara. Rekor transfer pemain tertinggi klub adalah saat mereka mendatangkan Egy Maulana Vikri dari FK Senica dengan biaya transfer mencapai Rp 5 miliar pada tahun 2023, menjadikannya salah satu transfer termahal di Liga 1 saat itu.
Pemain Legendaris & Skuad Terkini
Meskipun klub ini masih sangat muda, beberapa pemain sudah dianggap legendaris oleh para suporter. Ricky Kambuaya adalah salah satunya. Gelandang serang ini adalah pahlawan promosi klub pada tahun 2022. Ia mencetak 8 gol dan 7 assist di Liga 2 musim itu, dan perannya sangat krusial. Ia kemudian pindah ke Persib Bandung dengan nilai transfer yang menguntungkan klub.
Pemain legendaris lainnya adalah Rizky Pellu, yang merupakan kapten pertama klub di Liga 1. Ia dikenal sebagai pemimpin di lapangan yang tenang namun tegas. Dari pemain asing, Alexsandro (Brasil) menjadi ikon karena kemampuan mencetak golnya yang konsisten, dengan total 15 gol di musim 2023/2024. Ia dijuluki “Si Kaki Emas” oleh suporter.
Untuk skuad terkini musim 2025/2026, beberapa pemain kunci adalah:
- Egy Maulana Vikri (#10) - Gelandang serang kreatif yang menjadi otak permainan.
- Alexsandro (#9) - Striker haus gol yang menjadi ujung tombak.
- Feby Eka Putra (#7) - Winger cepat yang menjadi andalan di sisi sayap.
- Muhammad Ferarri (#4) - Bek tengah muda yang menjadi pilar pertahanan.
- Sonny Stevens (#1) - Kiper asing asal Belanda yang tangguh di bawah mistar.
Prospek masa depan yang paling menarik adalah Marselino Ferdinan (saat ini dipinjamkan ke klub Eropa), namun jika kembali, ia akan menjadi pemain kunci. Pemain muda lokal seperti Bagus Kahfi juga mulai menunjukkan potensi besar di lini depan.
Rivalitas Abadi & Derby
Rivalitas utama Dewa United adalah dengan Persita Tangerang, yang dikenal sebagai Derby Banten. Asal-usul rivalitas ini sangat menarik. Secara historis, Persita adalah klub tradisional Tangerang yang sudah ada sejak 1940-an. Ketika Dewa United lahir dan bermarkas di Tangerang, banyak suporter Persita yang menganggap mereka sebagai “klub korporat” yang tidak memiliki akar sejarah. Namun, Dewa United justru berhasil merebut hati generasi muda Tangerang yang ingin sesuatu yang baru dan modern.
Momen derby paling bersejarah terjadi pada 15 Maret 2023 di Stadion Indomilk Arena. Pertandingan Liga 1 itu berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Dewa United. Yang membuatnya emosional adalah gol kemenangan dicetak oleh Egy Maulana Vikri pada menit ke-90+5 melalui tendangan bebas yang spektakuler. Setelah pertandingan, terjadi ketegangan antar suporter, namun berhasil diredam oleh pihak keamanan. Rivalitas ini membentuk identitas Dewa United sebagai klub yang modern dan ambisius, berbeda dengan Persita yang lebih tradisional.
Selain derby lokal, rivalitas dengan Bali United FC juga mulai muncul. Kedua klub sama-sama didanai oleh pengusaha muda dan sama-sama menggunakan pendekatan data-driven. Pertandingan antara mereka sering disebut sebagai “El Clasico Modern” Liga 1. Meskipun belum ada sejarah panjang, tensi di lapangan seringkali tinggi karena kedua tim memiliki gaya bermain yang atraktif dan saling ingin membuktikan siapa yang lebih unggul dalam hal inovasi.
Ingin tahu berapa estimasi nilai pasar pemain-pemain Dewa United menurut algoritma SBH? Cek di Kalkulator Nilai Pasar sekarang!
👤 SKUAD & DAFTAR GAJI PEMAIN DEWA
Penjaga Gawang
Bek
Ady Setiawan
Indonesia
Altalariq Erfa Aqsal Ballah
Indonesia
Andik Vermansyah
Indonesia
Brian Fatari
Indonesia
Damion Onandi Lowe
Jamaika
Mohammad Edo Febriansah
Football Association of Indonesia
Hendro Agus
Indonesia
Johnathan Carlos Pereira Souza
Brasil
Rahmat Hidayat
Indonesia
Rizdjar Nurviat Subagja
Indonesia
Wahyu Prasetyo
Indonesia
Gelandang
Alessandro Canesin
Brasil
Alexis Nahuel Messidoro
Argentina
Alfriyanto Nico Saputro
Indonesia
Gustavo Santos
Brazil
Hugo Gomes dos Santos Silva
Brasil
Muhammad Kafiatur Rizky
Indonesia
Mochammad Alfi
Indonesia
Rangga Muslim Perkasa
Indonesia
Ricky Kambuaya
Indonesia
Theo Fillo Bartolomei Da Costa Numberi
Indonesia
Tristan Raissa Ibrahim
Indonesia
Vinicius Duarte
Brasil
Berita Terkait Dewa United Football Club
📅 JADWAL & HASIL DEWA
5 Hasil Terakhir
Belum ada hasil pertandingan terdata.
5 Laga Mendatang
Tidak ada jadwal pertandingan terdekat.


