Tim Nasional Indonesia U-23
Profil Timnas Indonesia U-23: Sejarah, Trofi, Stadion & Skuad Lengkap | SBH | SBH Nation
AFC

U23

"Garuda Muda"

AFC · EST. 1990 ·
Pelatih Indra Sjafri
Stadion Stadion Utama Gelora Bung Karno
Kapasitas 77.200
bolt SBH Quick Take — U23
  • Timnas Indonesia U-23 baru pertama kali meraih medali emas SEA Games pada edisi 2023 Kamboja setelah 32 tahun penantian sejak 1991.
  • Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) telah menjadi saksi 3 laga final SEA Games yang melibatkan Garuda Muda, termasuk kekalahan pahit pada 2019.
  • Indra Sjafri adalah satu-satunya pelatih yang berhasil membawa Timnas Indonesia U-23 juara di dua turnamen berbeda: AFF U-23 2019 dan SEA Games 2023.

⚡ ANALISIS MENDALAM SBH

Identitas & Asal Usul Timnas: Pondasi Emas Garuda Muda

Tim Nasional Indonesia U-23, yang diatur secara resmi di bawah manajemen PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia), merupakan jenjang seleksi formasi paling krusial sebelum para punggawa menembus level skuad senior. Kesebelasan dengan julukan kebesaran Garuda Muda ini pertama kali diorganisasi secara sistematis pada awal kalender dekade 1990-an. Tujuan absolut pembentukan kelompok usia ini adalah memastikan sirkulasi regenerasi talenta sepak bola nasional berjalan konstan tanpa hambatan, sekaligus memberikan arena kompetitif antarnegara guna mengasah mental bertanding atlet pada batasan usia di bawah 23 tahun.

Mengenakan seragam ikonik merah menyala yang berpadu dengan aksen putih suci merefleksikan bendera kebangsaan, tim nasional ini menetapkan markas sakralnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, wilayah ibukota Jakarta. Area stadion bersejarah berkapasitas daya tampung 77.200 kursi penonton tersebut senantiasa menjadi saksi riuh beragam peristiwa magis serta pertandingan sarat tekanan emosional. Karakteristik pakem yang amat melekat pada fondasi identitas permainan tim mencakup daya juang spartan di atas rumput, kelincahan penetrasi dari sektor sayap, dan nyali pantang menyerah meski harus meladeni postur fisik menjulang pemain lawan asal kawasan Timur Tengah maupun kekuatan elit Asia Timur.

[!NOTE] Julukan “Garuda Muda” disematkan untuk memancarkan roh kebanggaan lambang burung mitologi nasional pembawa keberanian. Filosofi ini diterapkan secara murni saat bertanding melalui manuver tekanan agresif dan ketidakinginan pemain untuk menundukkan kepala meski taktik tengah tertinggal dari skor musuh.

Sejarah & Prestasi Piala Dunia: Pencapaian Elit dan Misi Olimpiade

Walaupun tidak berkompetisi pada gelanggang raksasa Piala Dunia FIFA di level kategori senior, pergerakan kekuatan Timnas Indonesia U-23 diukur secara nyata lewat turnamen prestisius konfederasi umur terbatas layaknya Piala Asia U-23 yang sistematis difungsikan sebagai tahapan babak kualifikasi penentu laju menuju turnamen akbar Olimpiade. Rentetan catatan sejarah paling manis sekaligus fenomenal sukses tertoreh indah pada kalender ajang olahraga multinasional, lewat pencapaian dua buah perolehan kepingan medali emas sepak bola Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEA Games).

Medali supremasi agung pertama berhasil dipanen pada gelaran ajang edisi 1991 yang berpusat di Manila, Filipina. Rasa penantian panjang puasa gelar selama interval periode 32 tahun berikutnya kemudian berhasil dituntaskan secara sempurna nan dramatis pada ajang sengit SEA Games 2023 yang berlokasi di Phnom Penh, daratan Kamboja. Di turnamen pamungkas tersebut, keuletan taktik skuad asuhan komando juru racik Indra Sjafri sukses mempecundangi dominasi pakem rival serumpun Timnas Thailand U-23 melalui agregat akhir skor telak 5-2 pada pertempuran babak perpanjangan waktu ekstra.

Turnamen KompetisiPrestasi Tertinggi AkhirTahun PencapaianRekaman Laga Bersejarah Penentu Gelar
SEA GamesMedali Emas Supremasi1991, 2023Kemenangan dominan skor 5-2 melibas negara Thailand (2023)
Piala AFF U-23Juara Pertama Regional2019Tampil epik menaklukkan skuad liat Timnas Vietnam U-23 di daratan Asia Tenggara
Piala Asia U-23Menempati Peringkat Keempat2024Mengalahkan negara adikuasa Timnas Korea Selatan U-23 memanfaatkan letupan adu penalti 11-10
Asian GamesMencapai Fase Babak 16 Besar2018, 2022Terhenti dengan perlawanan alot oleh benteng kokoh Timnas Uzbekistan U-23 edisi 2022

Gebrakan gemuruh paling mencengangkan sukses tercipta secara masif pada kejuaraan pamungkas benua, Piala Asia U-23 2024 di negara tuan rumah Qatar. Berbekal status tim anak bawang debutan kualifikasi, para petarung Garuda Muda menerjang keras membuyarkan prediksi pakar pengamat bola benua dengan meluncur kencang hingga berhasil menembus babak elit semifinal.

Taktik & Pelatih Saat Ini: Strategi Progresif Era Shin Tae-yong

Pergeseran mendasar pendekatan strategi Timnas Indonesia U-23 mencatatkan lonjakan evolusi radikal semenjak masuknya kepemimpinan peracik sihir taktik warisan Korea Selatan, Shin Tae-yong. Ia mematikan membuang skema kuno berbasis gaya reaktif murni serangan balik panjang, menggantinya menuju skema kendali sirkulasi permainan progresif sepak bola modern berbasis transisi umpan pendek kilat. Mengedepankan kerangka struktur dasar taktik 3-4-3 yang adaptif, atau transformasi formasi padat 5-3-2 kala mengaplikasikan pertahanan total mengusir serangan, cetak biru sistem racikannya murni menitikberatkan agresi merebut penguasaan bola pada sepertiga area tengah batas lapangan.

Trio palang pintu bek sentral tangguh yang kerap dipimpin komando kecerdasan kapten Rizky Ridho mendapat mandat wajib memulai laju operan progresi sirkulasi serangan dari kaki ke kaki (build-up) langsung sejajar wilayah kotak penjaga gawang terdalam. Bertolak membedah penempatan ruang sisi tepi sayap (wing-back), kehadiran figur spesialis daya tahan cepat layaknya Pratama Arhan serta kelincahan eksplosif Ilham Rio Fahmi dipatenkan wajib membelah garis pertahanan dengan mempraktikkan manuver lari overlap konstan bertempo tinggi merusak konsentrasi penyelarasan pertahanan musuh.

[!TIP] Desain penerapan disiplin penekanan blok tinggi (high press) mengamanatkan gerombolan formasi lini serang secara instan mencekik alur sirkulasi ruang umpan empat bek lawan. Penyesuaian absolut implementasi strategi militer ini murni mutlak bersyarat rekor ketersediaan VO2 Max serta laju kapasitas pemulihan stamina fisiologis prima di lapangan.

Pelatih peraih kehormatan mutlak medali emas level Asia Tenggara, Indra Sjafri, juga menanamkan andil magis mumpuni saat dimandatkan penugasan khusus pada pergelaran turnamen berjenjang tertentu. Racikan tangannya secara tajam mengedepankan ritme simfoni permainan umpan pendek cepat murni (short passing tiki-taka) memadukan efisiensi bentuk struktur klasik 4-3-3.

Pemain Kunci & Wonderkid: Sinergi Talenta Lokal dan Diaspora

Kekuatan destruktif penunjang performa Timnas Indonesia U-23 masa mutakhir mengandalkan letupan kualitas amunisi bakat individu bintang kompetisi lokal hasil didikan akademi nasional disilangkan sentuhan kematangan pengalaman diaspora pemain berdarah kental keturunan silang Eropa. Motor generator penyuplai roda kendali pergerakan alur bola murni bertumpu pada sosok sang kreator gelandang brilian, Marselino Ferdinan. Bintang belia kelahiran tahun 2004 ini berani mengasah ketahanan bermain keras melompat benua hingga menandatangani kontrak profesional bersama klub strata divisi Championship Liga Inggris, Oxford United. Sepasang kakinya lihai melancarkan agresi kelincahan manuver dribel maut mengurai penjagaan kerumunan pertahanan ketat, dilengkapi insting tembakan meriam presisi dari luar batas kotak penalti, plus intuisi visi cerdik mencetak sodoran umpan penyelesaian akhir ruang mematikan (killer pass).

Garis akhir pertahanan kiper bertumpu kukuh berkat kelenturan reaksi Ernando Ari Sutaryadi. Penjaga gawang tangkas berfisik atletis bentukan tim kebanggaan Jawa Timur Persebaya Surabaya ini menorehkan rekam jejak aksi gemilang melayang menangkis beragam rentetan letupan bola tembakan penalti krusial, sangat diandalkan membaca arah pandang laju tebakan penyerang musuh secara tenang dengan insting mematikan. Daya eksplosivitas kecepatan manuver sisi tepi murni didorong gairah konsisten Witan Sulaeman pilar serangan tajam skuad Persija Jakarta, master spesialis penyayat rusuk lebar ruang sempit bek bek kokoh rival internasional.

Ketersediaan gerbong gerak amunisi armada diaspora mengatrol kualitas kestabilan teknik permainan merata meroket tajam konstan. Gelandang pengendali ritme pandai Ivar Jenner, punggawa sentral kompetisi elit divisi FC Utrecht, rajin memberikan proteksi ketenangan aliran suplai bola mutlak di depan barikade tiga poros pertahanan. Melengkapi barisan penggempur depan gawang, aset tempaan bakat sistem akademi ADO Den Haag, sang penyerang oportunis Rafael Struick, berperan cerdas mengecoh menempati pergerakan murni ujung tombak penarik konsentrasi murni tak beraturan posisi striker palsu (false nine).

Ekosistem Sepak Bola (Liga Domestik): Kontribusi Vital Liga 1

Kestabilan rentetan pencapaian performa mentereng kasta kebanggaan pilar Timnas Indonesia U-23 disokong berkat sehatnya persaingan kompetitif arena Liga 1 Indonesia. Otoritas regulasi mutlak konfederasi olahraga nasional PSSI dibantu penggerak bisnis pelaksana PT Liga Indonesia Baru secara konstan menjatuhkan kebijakan aturan pelindung operasional berani, menitahkan kewajiban mengikat pada 18 klub partisipan pertempuran takhta supremasi kasta paling atas demi memberikan alokasi jaminan menit bermain wajib sekurang-kurangnya interval hitungan 45 menit pertama spesifik kepada penggawa kelompok umur muda bertaraf status pemain batas bawah U-23. Regulasi saklek tanpa toleransi inilah yang terbukti menjadi palu pembuka keberanian memacu mental jajaran pelatih manajer klub kesebelasan elit untuk menurunkan bertaruh garansi mempromosikan bibit pemain belia di susunan formasi paten susunan pertandingan sebelas posisi utama.

Pusat markas kawah formasi kebesaran sejarah klub klub legendaris seperti ibukota metropolitan macan kemayoran Persija Jakarta, skuad jagoan nyali kebanggaan bajul ijo pelabuhan Persebaya Surabaya, laskar gigih ayam jantan timur PSM Makassar, serta raksasa pesut tim Borneo FC bermetamorfosis bertransformasi fungsional selaku ladang pusat perakitan penyedia cetakan tenaga murni penggerak skuad nasional. Standarisasi piramida sistem edukasi binaan akademi mereka dirancang bertingkat paralel berselaras sistem kurikulum turnamen bentukan pusat kepemimpinan wadah sistem Elite Pro Academy (EPA). Lewat rangkaian pertandingan arena ketat penjenjangan level perantara kompetisi murni kejuaraan liga cadangan amatir usia muda menuju jajaran elit profesional berformat matang, fase kemulusan perpindahan adaptasi sirkulasi pemain terjamin berlangsung natural optimal tiada cacat hambatan.

Banyak punggawa perhiasan garuda baru berusia dini antara bilangan kisaran 19 hingga angka kematangan 20 tahun sekarang berani tegak mantap menggenggam menyandang predikat absolut kepercayaan pemain reguler jaminan pertempuran menit starter inti dalam persaingan ketat rotasi pilar klubnya sendiri masing-masing bernaung. Ditempa penderitaan rutinitas intensitas jadwal kalender laga pertandingan, kerasnya gesekan sentuhan duel bahu tabrakan tulang raksasa tempur serdadu legiun pemain benua asing, serta tempaan mental menelan makian paduan tekanan raungan yel nyanyian fanatik sorakan jutaan lautan nyali suporter tribun rumahan tuan rumah, daya tahan struktur fisik psikologis psikis karakter nyali anak anak bakat muda terpilih ditempa berwujud padat keras mengeras wujud berlian tanpa cacat.

Koneksi dengan Sepak Bola Indonesia: Harapan Bangsa dan Militansi Suporter

Ikatan simpul tali roh persaudaraan suci terjalin erat antara gerbong pemain kesebelasan perwakilan barisan skuad pilar Timnas Indonesia U-23 dan puluhan juta tatapan dada harapan seluruh jajaran populasi rakyat warga seantero penjuru wilayah kepulauan raya bumi pusaka nusantara menghidupkan letupan fanatisme militansi pengikut tak tertandingi murni absolut pada bentangan kancah pergaulan bola daratan luas Benua Kuning konfederasi Asia. Di mata nurani publik masyarakat segenap pelosok tanah air pecinta tontonan bola akar rumput merdeka, tegaknya identitas berdirinya serdadu pasukan garuda sayap Garuda Muda sama sekali tidak diukur nilai sebagai sekadar formasi barikade kelompok atlet pemuda atlet pengejar kepingan medali logam material fisik perhiasan lemari museum emas, namun menancapkan posisi suci bertindak menjelma wadah pembawa panji duta tonggak simbol nyata manifestasi kebangkitan gerakan membela muruah pertarungan harga diri nilai nilai kedaulatan bangsa. Pada tiap momentum saat tiupan nyaring gema peluit sepak mula bergulir dibunyikan merobek perhelatan pembuka partai di seluruh kejuaraan panggung mayor arena elit turnamen berlabel regional, puluhan hingga beratus ratus ribu gerombolan formasi kumpulan setia elemen gelombang pendukung patriot suporter loyalis sejati senantiasa siap sedia memadati mengisi menjejali seluruh lorong kapasitas sudut kursi bangku memutar melingkar Stadion Utama Gelora Bung Karno.

[!WARNING] Visual atraksi pembuatan format koreografi kanvas instalasi kain desain lembar spanduk karya murni lukisan (tifo) berukuran dimensi super maha raksasa tiga wujud dimensi yang dibentangkan lebar terhampar ditarik kuat memanjang tegak pada sudut deretan lautan tribun penonton bertindak murni mutlak menjatuhkan merobek ancaman teror kengerian intimidasi dampak senjata perang psikologis mental psikis sangat masif merusak nyali musuh.

Generasi lapis murni rentang kelompok emas batas umur skuad ini seutuhnya diwariskan beban posisi mengangkut berdirinya pondasi tiang utama kerangka sistem formasi struktur arsitektur wajah depan kejayaan cetak biru persepakbolaan sejarah Nusantara. Pancaran kobaran ekspektasi optimisme kembali melambung mendaki memanjat puncak langit angkasa seusai rentetan mukjizat keajaiban berhasil ditorehkan mengemas lembaran deret rekor sukses menumbangkan sejarah benteng penakluk kebanggaan para langganan raksasa negara peserta supremasi dominator dominan kejuaraan turnamen level mapan edaran kelompok umur di Asia. Tongkat pelari estafet kelanjutan pergerakan revolusi kemajuan kini resmi ditegakkan teguh di pijakan murni alas tapak sepatu ujung kaki para pemain penggawa pemberani perwira barisan formasi garuda muda demi meneruskan perjuangan gigih membawa mengibarkan mengerek melambungkan sakral tingginya menjulang kibaran bendera panji warna dwi warna sakti suci Merah Putih setara sederajat bersanding meroket mensejajarkan letak wibawa negara bersama elit jajaran adikuasa di pergaulan bola merumput pada panggung pertarungan pentas unjuk gigi olimpiade kelas dunia global masa mendatang.

👤 SKUAD LENGKAP TIMNAS

Bek

Achmad Jufriyanto

Achmad Jufriyanto

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 1,5 Miliar

Aidil Zafuan

Aidil Zafuan

Arema FC

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Aji Putra Kalampung

Aji Putra Kalampung

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 8,5 Miliar

Alfeandra Dewangga

Alfeandra Dewangga

PSIS Semarang

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Arif Satria

Arif Satria

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Asnawi Mangkualam

Asnawi Mangkualam

Persis Solo

Nilai Pasar

Rp 6,5 Miliar

Bagas Kaffa

Bagas Kaffa

Borneo FC Samarinda

Nilai Pasar

Rp 4,5 Miliar

Bio Paulin

Bio Paulin

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 12 Miliar

Bruno Moreira

Bruno Moreira

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Calvin Verdonk

Calvin Verdonk

NEC Nijmegen

Nilai Pasar

Rp 15 Miliar

Charis Yulianto

Charis Yulianto

Persebaya Surabaya

Nilai Pasar

Rp 8,5 Miliar

Daisuke Sato

Daisuke Sato

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 8 Miliar

Dane Milovanovic

Dane Milovanovic

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 12,5 Miliar

Dedy Gusmawan

Dedy Gusmawan

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Diego Assis

Diego Assis

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 12,5 Miliar

Diego Michiels

Diego Michiels

Borneo FC Samarinda

Nilai Pasar

Rp 3,5 Miliar

Dion Markx

Dion Markx

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 8,5 Miliar

Elkan Baggott

Elkan Baggott

Bristol Rovers

Nilai Pasar

Rp 8,5 Miliar

Fachruddin Aryanto

Fachruddin Aryanto

Madura United

Nilai Pasar

Rp 3,5 Miliar

Fajar Faturahman

Fajar Faturahman

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Firza Andika

Firza Andika

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 4,5 Miliar

Flabio Andrade

Flabio Andrade

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Frengky Deaner Missa

Frengky Deaner Missa

PSS Sleman

Nilai Pasar

Rp 2,17 Miliar

Hamka Hamzah

Hamka Hamzah

Arema FC

Nilai Pasar

Rp 1,5 Miliar

Hansamu Yama Pranata

Hansamu Yama Pranata

Barito Putera

Nilai Pasar

Rp 3.5 Miliar

Haykal Alhafiz

Haykal Alhafiz

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Henhen Herdiana

Henhen Herdiana

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 4,5 Miliar

Indra Kahfi

Indra Kahfi

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Irianto

Irianto

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 6,5 Miliar

Ismed Sofyan

Ismed Sofyan

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 300 Juta (Pensiun)

Jaimerson Xavier

Jaimerson Xavier

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Jandia Eka Putra

Jandia Eka Putra

Bali United FC

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Jay Idzes

Jay Idzes

Venezia FC

Nilai Pasar

Rp 25 Miliar (€1.5 juta)

Johan Alfarizi

Johan Alfarizi

Arema FC

Nilai Pasar

Rp 4,8 Miliar

Jordi Amat

Jordi Amat

Johor Darul Ta'zim FC (JDT)

Nilai Pasar

Rp 20 Miliar

Justin Hubner

Justin Hubner

Wolves U21

Nilai Pasar

Rp 15 Miliar

Kakang Rudianto

Kakang Rudianto

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 8 Miliar

Kevin Diks

Kevin Diks

FC København

Nilai Pasar

Rp 50 Miliar

Leonard Tupamahu

Leonard Tupamahu

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Mees Hilgers

Mees Hilgers

FC Twente

Nilai Pasar

Rp 70 Miliar

Mikael Alfredo Tata

Mikael Alfredo Tata

Arema FC

Muhammad Ferarri

Muhammad Ferarri

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 12 Miliar

Muhammad Segu Samosir

Muhammad Segu Samosir

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Nathan Tjoe-A-On

Nathan Tjoe-A-On

SC Heerenveen

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Ondrej Kudela

Ondrej Kudela

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 1,2 Miliar

Otavio Dutra

Otavio Dutra

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Paulo Henrique

Paulo Henrique

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,2 Miliar

Pratama Arhan

Pratama Arhan

Bangkok United

Nilai Pasar

Rp 4.8 Miliar

Putu Gede Juni Antara

Putu Gede Juni Antara

Bali United FC

Nilai Pasar

Rp 5,5 Miliar

Rasyid Bakri

Rasyid Bakri

Bali United FC

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Rayhan Hannan

Rayhan Hannan

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Renan Alves

Renan Alves

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Rendi Irwan

Rendi Irwan

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Resky Fandi

Resky Fandi

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 8,5 Miliar

Rezaldi Hehanusa

Rezaldi Hehanusa

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 4.5 Miliar

Rezaldi Hehanussa

Rezaldi Hehanussa

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 5,5 Miliar

Rian Firmansyah

Rian Firmansyah

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Ricky Fajrin

Ricky Fajrin

Bali United F.C.

Nilai Pasar

Rp 3,5 Miliar

Rizky Eka Putra

Rizky Eka Putra

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Rizky Ridho

Rizky Ridho

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 12 Miliar

Ryan Kurnia

Ryan Kurnia

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Sandy Walsh

Sandy Walsh

KV Mechelen

Nilai Pasar

Rp 25 Miliar

Shayne Pattynama

Shayne Pattynama

KAS Eupen

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Slamet Nurcahyo

Slamet Nurcahyo

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 8 Miliar

Thiago Ferreria

Thiago Ferreria

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 12,5 Miliar

Willian Pacheco

Willian Pacheco

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 12 Miliar

Yann Motta

Yann Motta

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Zulfialdi

Zulfialdi

Bali United F.C.

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Gelandang

Achmad Maulana

Achmad Maulana

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Ahmad Mahrus Asa

Ahmad Mahrus Asa

Bali United FC

Nilai Pasar

Rp 7,2 Miliar

Ali Firmansyah

Ali Firmansyah

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 12 Miliar

Arkhan Fikri

Arkhan Fikri

Arema FC

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Arsan Makarin

Arsan Makarin

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Bayu Pradana

Bayu Pradana

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 8,5 Miliar

Beckham Putra Nugraha

Beckham Putra Nugraha

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Bima Sakti

Bima Sakti

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Braif Fatari

Braif Fatari

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Bruno Matos

Bruno Matos

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 8,5 Miliar

Brwa Nouri

Brwa Nouri

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Dedi Hartono

Dedi Hartono

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Eber Bessa

Eber Bessa

Bali United

Nilai Pasar

Rp 4.8 Miliar

Erwin Gutawa

Erwin Gutawa

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Evan Dimas

Evan Dimas

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 4,5 Miliar

Evandro Brandao

Evandro Brandao

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Fadil Sausu

Fadil Sausu

Bali United FC

Nilai Pasar

Rp 3,2 Miliar

Febri Hariyadi

Febri Hariyadi

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 3,5 Miliar

Feby Eka Putra

Feby Eka Putra

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 4,8 Miliar

Firman Utina

Firman Utina

Bali United FC

Nilai Pasar

Rp 3,5 Miliar

Gaston Castano

Gaston Castano

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Hanif Sjahbandi

Hanif Sjahbandi

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 4,5 Miliar

Hanno Behrens

Hanno Behrens

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 6 Miliar

Ilham Jaya Kesuma

Ilham Jaya Kesuma

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Ivar Jenner

Ivar Jenner

FC Utrecht

Nilai Pasar

Rp 15 Miliar

Jansen Lumbantoruan

Jansen Lumbantoruan

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Jonathan Cantillana

Jonathan Cantillana

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 12,5 Miliar

M. Arfan

M. Arfan

PSM Makassar

Nilai Pasar

Rp 4,5 Miliar

M. Hargianto

M. Hargianto

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 3,5 Miliar

Makan Konate

Makan Konate

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 3,5 Miliar

Marc Klok

Marc Klok

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Marselino Ferdinan

Marselino Ferdinan

Oxford United

Nilai Pasar

Rp 20 Miliar

Matias Mier

Matias Mier

Persebaya Surabaya

Nilai Pasar

Rp 2,5 Miliar

Michael Essien

Michael Essien

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 8,5 Miliar

Nabil Husain

Nabil Husain

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,2 Miliar

Pablo Denizon

Pablo Denizon

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 12 Miliar

Paulo Gali Freitas

Paulo Gali Freitas

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 12,5 Miliar

Paulo Sergio

Paulo Sergio

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 12,5 Miliar

Wilhelmus Simon Petrus Pluim

Wilhelmus Simon Petrus Pluim

PSM Makassar

Nilai Pasar

Rp 8.5 Miliar

Ponaryo Astaman

Ponaryo Astaman

Bali United F.C.

Nilai Pasar

Rp 3,5 Miliar

Rachmat Irianto

Rachmat Irianto

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Ricky Kambuaya

Ricky Kambuaya

Dewa United

Nilai Pasar

Rp 5 Miliar (€300 Ribu)

Riko Simanjuntak

Riko Simanjuntak

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 3,5 Miliar

Rizky Pora

Rizky Pora

Borneo FC Samarinda

Nilai Pasar

Rp 3,2 Miliar

Rocky Septian

Rocky Septian

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Ryo Matsumura

Ryo Matsumura

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,2 Miliar

Saddil Ramdani

Saddil Ramdani

Sabah FC

Nilai Pasar

Rp 6,2 Miliar

Septian David Maulana

Septian David Maulana

Persis Solo

Nilai Pasar

Rp 5 Miliar

Sho Yamamoto

Sho Yamamoto

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 12 Miliar

Song Ui-young

Song Ui-young

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 6,5 Miliar

Stefano Cugurra

Stefano Cugurra

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Stefano Lilipaly

Stefano Lilipaly

Borneo FC Samarinda

Nilai Pasar

Rp 4,5 Miliar

Syahrian Abimanyu

Syahrian Abimanyu

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 8,5 Miliar

Taisei Marukawa

Taisei Marukawa

Persis Solo

Nilai Pasar

Rp 8 Miliar

Thom Haye

Thom Haye

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 15 Miliar (€900 ribu)

Valeri Qazaishvili

Valeri Qazaishvili

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Vitinho

Vitinho

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 8,5 Miliar

Wiljan Pluim

Wiljan Pluim

Persebaya Surabaya

Nilai Pasar

Rp 6,5 Miliar

Yakob Sayuri

Yakob Sayuri

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Yance Sayuri

Yance Sayuri

PSM Makassar

Nilai Pasar

Rp 6,5 Miliar

Zahaby Gholy

Zahaby Gholy

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 8,5 Miliar

Zanadin Fariz

Zanadin Fariz

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Ze Valente

Ze Valente

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 12 Miliar

Penyerang

Abdulla Yusuf Helal

Abdulla Yusuf Helal

Bali United FC

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Ahmad Nur Hardianto

Ahmad Nur Hardianto

Persebaya Surabaya

Nilai Pasar

Rp 3,2 Miliar

Arkhan Kaka

Arkhan Kaka

Bhayangkara Presisi Indonesia FC (pinjaman dari Persis Solo)

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Bambang Pamungkas

Bambang Pamungkas

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 3,5 Miliar

Boaz Solossa

Boaz Solossa

Persipura Jayapura

Nilai Pasar

Rp 3,5 Miliar

Ciro Alves

Ciro Alves

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 6,5 Miliar

David da Silva

David da Silva

Persib Bandung

Nilai Pasar

Rp 15 Miliar

Dedik Setiawan

Dedik Setiawan

Persebaya Surabaya

Nilai Pasar

Rp 12 Miliar

Dendy Sulistyawan

Dendy Sulistyawan

Bhayangkara FC

Nilai Pasar

Rp 8 Miliar

Dimas Drajad

Dimas Drajad

Persikabo 1973

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Egy Maulana Vikri

Egy Maulana Vikri

Dewa United

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Gali Freitas

Gali Freitas

Bali United FC

Nilai Pasar

Rp 5,5 Miliar

Greg Nwokolo

Greg Nwokolo

Bhayangkara Presisi Indonesia FC

Nilai Pasar

Rp 8 Miliar

Hokky Caraka

Hokky Caraka

PSS Sleman

Nilai Pasar

Rp 8,5 Miliar

Ilija Spasojevic

Ilija Spasojevic

Bali United F.C.

Nilai Pasar

Rp 3,5 Miliar

Kurniawan Dwi Yulianto

Kurniawan Dwi Yulianto

Persebaya Surabaya

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Kushedya Hari Yudo

Kushedya Hari Yudo

Arema FC

Nilai Pasar

Rp 3,2 Miliar

Matheus Pato

Matheus Pato

Persik Kediri

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Muhammad Rafli

Muhammad Rafli

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 3,5 Miliar

Ole Romeny

Ole Romeny

FC Utrecht

Nilai Pasar

Rp 42 Miliar

Privat Mbarga

Privat Mbarga

Bali United

Nilai Pasar

Rp 6,5 Miliar

Rafael William Struick

Rafael William Struick

Brisbane Roar

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar (€450 ribu)

Ragnar Oratmangoen

Ragnar Oratmangoen

KAS Eupen

Nilai Pasar

Rp 8 Miliar

Ramadhan Sananta

Ramadhan Sananta

Persis Solo

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Ilija Spasojevic

Ilija Spasojevic

Bali United FC

Nilai Pasar

Rp 2,5 Miliar

Terens Puhiri

Terens Puhiri

Borneo FC Samarinda

Nilai Pasar

Rp 3,5 Miliar

Witan Sulaeman

Witan Sulaeman

Persija Jakarta

Nilai Pasar

Rp 7,5 Miliar

Yabes Roni

Yabes Roni

Bali United F.C.

Nilai Pasar

Rp 3,5 Miliar

Gabung Channel